Paket Umroh Terbaru

Travel Umroh Resmi Depag RI

Promo Paket Umroh Murah 2017

Paket Umroh Maret 2017

Paket Umroh April 2017

Biaya Umroh Mei 2017

Situs Resmi Umroh Ramadhan

 

 

banner_rekening al hijaz.png banner_al haromal hijaz umro depag.jpg banner_mubarak Plaza umroh depag.jpg banner_muhtara international umroh depag.jpg banner_pull man umrohdepag.jpg banner_umroh-langsung-madinah.png banner_ROMBONGAN UMROH AL HIJAZ 17 DES 16.jpg

TRAVEL UMROH RAMADHAN JAKARTA

travel umroh ramadhan jakarta, Kami yaitu travel dan umroh setiap bulan dengan aman, travel umroh ramadhan jakarta

travel umroh ramadhan jakarta, umroh aman adalah solusi untuk sayaat ini bukan umroh murah yang kenyataan nya banyak keberangkatan di batalkan. Pilih umroh dengan izin umroh agar lebih terjamin travel umroh ramadhan

travel umroh ramadhan jakarta


MyBannerMaker.com adalah sederhana, namun mengagumkan, cara untuk membuat banner untuk website Anda, profil jaringan sosial (termasuk spanduk FB) iklan online atau hanya untuk mempromosikan bisnis atau acara. Pembuat banner saya populer dengan bisnis online, webmaster dan siapa saja yang menggunakan web untuk mempromosikan ada pesan baik itu melalui email atau media sosial seperti orang-orang di Facebook dan Myspace. Anda dapat membuat banner terbaik dan tombol gratis yang akan meningkatkan grafis web dan desain web melalui spanduk kreatif kustom. Jangan membuat hubungannya dengan cerdik gratis clip art dan animasi gifs tetapi menggunakan template pencipta banner kami untuk membangun website atau profil Facebook dengan terbaru layout desain grafis.
saco-indonesia.com, Tiga orang yang telah diduga terlibat dalam kasus pembongkaran makam di kampung Cigaten, Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Banten, yakni Sobri (54), Irshad (45) dan Durat alias Bewok (49), kini telah diperiksa polisi sebagai saksi kasus tersebut. Kapolsek Pedegangan AKP Murodih, juga mengatakan 3 orang tersebut belum memiliki bukti kuat atas dugaan pembongkaran 93 makam. Oleh sebab itu ketiganya kini dibebaskan. "Hasil penyelidikan kami, 3 pekerja pembongkaran tersebut saat ini telah sebagai saksi dan dibebaskan. Itu karena kita belum kuat bukti untuk dapat ditetapkan sebagai tersangka," ujar Murodih, Kamis (6/1) kemarin . Dia juga menuturkan, dari hasil laporan ahli waris yang merasa telah dirugikan hanya satu yang keberatan, yakni Saepudi. "Baru itu yang melapor. Itu juga salah satunya belum kuat bukti," ujarnya. Selain itu, Murodih juga menjelaskan, dari keterangan ketiga saksi, pembongkaran makam telah dilakukan dengan cara mengangkat kain kafan. Sebab, dari keterangan dari masyarakat beredar kabar bahwa jenazah tersebut dibuang ke sungai Cisadane. "Dari 93 jenazah itu tidak ada yang dibuang. Itu isu yang tidak benar," terang Murodih menegaskan. Seperti yang telah diketahui, pembongkaran 93 makam Pagedangan telah disetujui oleh 14 ahli waris yakni Ramli, Saripudin, Suprata, Taing, Juned, Roiyah, Mansur, Tahsir, Ajhari, Hasan, Masun, Juriah dan Suhendi. Lalu hanya 1 yang dirugikan dan tidak diberi tahu. Editor : Dian Sukmawati