Paket Umroh Terbaru

Travel Umroh Resmi Depag RI

Promo Paket Umroh Murah 2017

Paket Umroh Maret 2017

Paket Umroh April 2017

Biaya Umroh Mei 2017

Situs Resmi Umroh Ramadhan

 

 

banner_rekening al hijaz.png banner_al haromal hijaz umro depag.jpg banner_mubarak Plaza umroh depag.jpg banner_muhtara international umroh depag.jpg banner_pull man umrohdepag.jpg banner_umroh-langsung-madinah.png banner_ROMBONGAN UMROH AL HIJAZ 17 DES 16.jpg

TRAVEL UMROH RAMADHAN DEPOK

travel umroh ramadhan depok, Kami bagian travel nan dan mengirim umroh setiap bulan dengan resmi, travel umroh ramadhan depok

travel umroh ramadhan depok, umroh aman adalah solusi untuk sayaat ini bukan umroh murah yang kenyataan nya banyak keberangkatan di batalkan. Pilih umroh dengan izin umroh agar lebih terjamin travel umroh ramadhan

travel umroh ramadhan depok


saco-indonesia.com, Jenazah seorang tenaga kerja wanita asal Kota Binjai, Sumatera Utara telah ditemukan nelayan dalam kondisi yang telah membusuk di dalam peti jenazah yang terapung di perairan laut Bagansiapiapi Sinaboi Provinsi Riau. "Ketika ditemukan, kondisi mayat sudah membusuk di dalam peti mati dan terapung di laut," kata salah seorang keluarga korban tenaga kerja wanita (TKW) asal Binjai itu, Sri Nilawati, di Binjai, Senin. Sri Nilawati juga menjelaskan bahwa adiknya itu, Anita Purnama Boru Huahuruk yang berusia (35) tahun , yang juga merupakan warga Jalan Bintara Kelurahan Satria Kota Binjai, yang bekerja di Malaysia sejak beberapa waktu yang lalu. Mayat adiknya itu pertama kali telah ditemukan oleh nelayan dalam keadaan yang sudah membusuk di dalam peti dan terapung di laut di perairan Bagansiapiapi Sinaboi Provinsi Riau. TKW yang telah meninggal dunia dengan kondisi mayat membusuk ini telah diketahui berkat informasi yang telah diterima dari polisi Airud Riau yang telah menghubungi mereka. "Dari situlah kami dapat mengetahui bahwa adikku itu sudah meninggal dunia dalam keadaan membusuk di dalam peti mati," katanya. Ditemukannya mayat adiknya itu berkat adanya buku paspor, cincin, kalung emas dan nomor hp di dalam dompetnya. Sri Nilawati juga menjelaskan bahwa korban rencananya di Malaysia bekerja di rumah makan, namun sesampainya di sana ternyata menjadi pembantu rumah tangga. Korban pergi ke Malaysia pada bulan Agustus 2013 lalu, melalui sebuah agen penyalur tenaga kerja ke luar negeri. "Namun kami tidak mengetahui perusahaan yang memberangkatkannya," katanya. Sementara itu salah seorang adik korban lainnya, Faisal, juga menyatakan saat dirinya sampai di Bagansiapiapi Sinaboi untuk menjemput, kondisi mayat sudah tidak bisa dilihat karena sudah busuk, namun pihak keluarga yakin itu mayat Anita, karena terdapat tato bunga mawar di pundaknya dan indentitas lainnya. Kemudian mayat yang dibungkus plastik di dalam peti jenazah itu dibawa pulang untuk segera dikebumikan. Kini keluarga belum tahu apa penyebab kematian korban hingga mayatnya bisa dibuang dan terapung ke laut. Keluarga juga berharap kepada pemerintah untuk segera mengungkap kematian korban, karena pada saat dia pergi dari rumah dalam keadaan sehat, kata Faisal. Editor : Dian Sukmawati
saco-indonesia.com, Sejumlah maling bertopeng ala ninja telah beraksi membobol dua rumah di Lingkungan Bukit Indah RT 001 RW 006, Kelurahan Seketeng, Kecamatan Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Sejumlah uang telah berhasil dibawa kabur oleh pelaku. "Kasus pencurian itu telah terjadi pada Rabu (12/2) kemarin dini hari sekitar pukul 02.30 dinihari WITA. Kami juga telah mendatangi lokasi untuk dapat melakukan olah TKP dan hingga kini kasusnya dalam penyelidikan intensif," kata Kasat Reskrim AKP Erwan Yudha Perkasa. Menurut dia, dalam menjalankan aksinya, maling yang diduga lebih dari satu orang ini telah memanjat tembok rumah korban Sudarli setinggi empat meter. Selanjutnya, maling turun dengan menggunakan tali dan masuk dalam kamar korban. Dari rumah pegawai Dinas Diknas Sumbawa itu, pelaku dengan leluasa telah berhasil menggondol laptop, notebook, empat handphone Samsung, serta uang tunai Rp1 juta. Setelah berhasil menggondol barang berharga milik Sudarli, para maling beraksi ke rumah sebelahnya. Rumah itu telah dimiliki oleh saudara ipar Sudarli, yakni Abdul Rahman. Sama seperti aksi pada rumah Sudarli, maling lebih dulu memanjat tembok, turun dengan menggunakan tali, lalu masuk ke dalam kamar anak Abdul Rahman. Sejumlah barang seperti laptop dan handphone telah diambil maling dari kamar tersebut. "Korban juga baru mengetahui pencurian itu saat para pelaku sudah meninggalkan tempat," ujar Erwan. Kasus pencurian di dua rumah ini juga sudah ditangani oleh penyidik Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polres Sumbawa, setelah korban melaporkannya secara resmi. Editor : Dian Sukmwawati