Paket Umroh Terbaru

Travel Umroh Resmi Depag RI

Promo Paket Umroh Murah 2017

Paket Umroh Maret 2017

Paket Umroh April 2017

Biaya Umroh Mei 2017

Situs Resmi Umroh Ramadhan

 

 

banner_rekening al hijaz.png banner_al haromal hijaz umro depag.jpg banner_mubarak Plaza umroh depag.jpg banner_muhtara international umroh depag.jpg banner_pull man umrohdepag.jpg banner_umroh-langsung-madinah.png banner_ROMBONGAN UMROH AL HIJAZ 17 DES 16.jpg

TRAVEL UMROH RAMADHAN DEPOK

travel umroh ramadhan depok, Kami bagian travel nan dan mengirim umroh setiap bulan dengan resmi, travel umroh ramadhan depok

travel umroh ramadhan depok, umroh aman adalah solusi untuk sayaat ini bukan umroh murah yang kenyataan nya banyak keberangkatan di batalkan. Pilih umroh dengan izin umroh agar lebih terjamin travel umroh ramadhan

travel umroh ramadhan depok


sco-indonesia.com, Empat tersangka pelaku spesialis pencuri rumah kosong (Rumsong), telah dibekuk oleh jajaran Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Tiga pelaku tersebut diantaranya masih dibawah umur, bahkan masih ada pelajar.Para pelaku yang mayoritas berdomisili di Tangerang itu, masing-masing berinisial F alias B (17) tahun , Z alias M (16) tahun dan AY alias M (15) tahun , serta S alias H (21) tahun . Meski masih terbilang masih remaja, para tersangka itu juga terbilang cukup mahir dalam melakukan setiap aksinya. Sebab, sedikitnya sudah ada 36 rumah di wilayah Tangerang Raya, telah berhasil mereka bobol.”Pengakuan mereka 36 TKP itu diwilayah Serpong, Kelapa Dua, Cikupa dan Balaraja. Semua TKP sudah kami cek dan memang benar semua korban telah mengakui dan bahkan sudah ada LP nya, walaupun beberapa korban ada juga yang tidak melaporkan ke polisi,” kata Kanit Reskrim Polsek Serpong, AKP Toto Daniyanto Menurutnya, pengungkapan tersebut telah berawal dari hasil rekaman CCTV salah satu rumah korban. Dari situlah, pihaknya telah berhasil mengungkap dan menangkap  para tersangka.”Modus mereka sebelum melakukan aksinya adalah dengan cara menjadi pengamen di siang hari. Dari situ mereka telah menggambarkan situasi targetnya, kemudian barulah beraksi dimalam hari,” paparnya sambil menyebutkan, para tersangka juga dapat dijerat dengan pasal 363, tentang pencurian dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun penjara. “Namun, bagi pelaku yang masih dibawah umur kita akan tetap kenakan sesuai peradilan anak. Kami juga masih harus mengejar 4 pelaku lainnya,” tandasnya. Kanit juga mengimbau kepada masyarakat luas, agar lebih berhati-hati dalam memperhatikan gerak-gerik setiap orang yang tidak dikenalnya.. Sementara, tersangka F juga mengaku, kerap mengirimi orangtuanya di Lampung dengan hasil penjualan barang curiannya itu. “Buat kirim ke orang tua setiap bulan, sebagian buat senang-senang sama teman,” akunya. Dalam penangkapan itu, petugas juga telah mengamankan barang bukti hasil curian berupa, 3 ekor burung, 2 unit Handphone, uang tunai sebesar Rp72 ribu, 2 buah Laptop 2, 1 buah jam tangan, serta sebilah pisau dan obeng sebagai alat melakukan aksinya. Editor : Dian Sukmawati
saco-indonesia.com, Akibat dari perebutan lahan persawahan, menantu dan mertua, Sardiansyah yang berusia (35) tahun dan Muhammad Jude yang berusia (56) tahun telah terlibat duel dengan menggunakan senjata tajam di tengah pesawahan Pangkrat, Desa Maronge, Kabupaten Sumbawa. Akibat dari perkelahian tersebut, keduanya telah mengalami luka tebasan. Kapolsek Plampang Iptu Mathias AW ketika dihubungi , juga mengatakan, perkelahian antara menantu dan kakak mertuanya itu berlatar belakang memperebutkan lahan pesawahan. Dia melanjutkan, sebelumnya dua tahun yang lalu lahan itu telah diperebutkan oleh Muhammad Jude dengan saudara kandungnya, Saleh Jude, yang juga merupakan mertua dari Sardiansyah. "Persoalan ini juga sempat ditangani oleh pihak Pospol Maronge, di mana lahan yang telah diperebutkan tersebut kemudian telah dikuasai oleh Saleh Jude. Akhirnya, lahan sawah itu diserahkan kepada menantunya, Sardiansyah, yang sudah setahun terakhir ini mengelolanya," ujar Mathias. Pada Senin (30/12) siang, Muhammad Jude datang dan membajak lahan itu, yang rencananya juga akan digunakan untuk bercocok tanam. Sardiansyah pun telah keberatan melihat aksi Muhammad Jude, hingga menegur kakak dari mertuanya itu. Saling ngotot, Sardiansyah dan Muhammad Jude akhirnya telah terlibat 'duel' dengan sengit. Perkelahian di lokasi pesawahan Pangkrat, Desa Maronge, Kecamatan Maronge itu telah mengakibatkan Sardiansyah, guru ngaji di Dusun Unter Ngengas, Desa Maronge, hingga menderita luka di bagian wajahnya. Sedangkan Muhammad Jude, warga Dusun Sekayu, Desa Berora, Lopok, telah mengalami luka serius karena dadanya tertusuk pisau dan hingga kini masih harus menjalani perawatan medis di RSUD Sumbawa. "Sardiansyah kemudian telah mendatangi Polsek Plampang untuk dapat melaporkan kasus itu secara resmi, dia diserang dengan menggunakan parang, dan melakukan upaya untuk membela diri, hingga ujung parang yang dipegang Muhammad Jude mengenai badannya sendiri. "Keterangan ini masih sepihak, karena kami belum meminta keterangan dari terlapor (Muhammad Jude) yang kini masih berbaring di RSUD Sumbawa. Menurut informasi keluarganya, pihak Muhammad Jude juga akan melaporkan kasus yang sama," ujar Mathias. Dikatakan Mathias, pihaknya juga akan mengoordinasikan kasus ini dengan Polres Sumbawa untuk mendapat petunjuk lebih lanjut, apakah penanganannya dilakukan di Polsek atau di Polres. Editor : Dian sukmawati