Paket Umroh Terbaru

Travel Umroh Resmi Depag RI

Promo Paket Umroh Murah 2017

Paket Umroh Maret 2017

Paket Umroh April 2017

Biaya Umroh Mei 2017

Situs Resmi Umroh Ramadhan

 

 

banner_rekening al hijaz.png banner_al haromal hijaz umro depag.jpg banner_mubarak Plaza umroh depag.jpg banner_muhtara international umroh depag.jpg banner_pull man umrohdepag.jpg banner_umroh-langsung-madinah.png banner_ROMBONGAN UMROH AL HIJAZ 17 DES 16.jpg

TRAVEL UMROH MEI TAHUN 2015 TANGERANG

travel umroh mei tahun 2015 tangerang, Kami adalah travel yg dan memberangkatkan umroh setiap bulan dengan resmi, travel umroh mei tahun

travel umroh mei tahun 2015 tangerang, umroh aman adalah solusi untuk sayaat ini bukan umroh murah yang kenyataan nya banyak keberangkatan di batalkan. Pilih umroh dengan izin umroh agar lebih terjamin travel umroh mei

travel umroh mei tahun 2015 tangerang


saco-indonesia.com, Koalisi Masyarakat Sipil Selamatkan Mahkamah Konstitusi untuk meminta Dewan Etik MK memeriksa beberapa keganjilan dalam proses pengujian materiil Undang-Undang Mahkamah Konstitusi.   Tindakan MK yang telah menerima pengujian UU MK yang dilakukan oleh beberapa kelompok yang dekat dengan MK ini dinilai telah menabrak prinsip umum dalam hukum, nemo judex in casua sua. Artinya, MK tidak akan bisa menjadi hakim atas dirinya sendiri.   "Ini juga merupakan preseden buruk dalam sejarah konstitusi Indonesia. MK secara telanjang telah mengajarkan kepada publik bagaimana kekuasaan yang dipunyainya digunakan untuk dapat mengakali hukum itu sendiri," kata Bahrain, Koordinator Advokasi YLBHI dalam siaran pers yang diterima Okezone, Selasa (10/2/2014).   Pasca tertangkapnya mantan Ketua MK, Akil Mochtar, Presiden SBY telah mengeluarkan Perpu No 1 Tahun 2013 tentang Perubahan Kedua atas UU No 24 Tahun 2003 tentang Mahkamah Konstitusi. Pada intinya, Perpu tersebut telah mengatur dua hal yang selama ini membuat MK rapuh dalam menegakan amanat konstitusi yaitu memperketat seleksi hakim konstitusi dengan membentuk lembaga ad hoc bernama Panel Ahli dan syarat-syarat calon hakim konstitusi, dan membentuk MKHK sebagai instrument pengawasan etik  hakim konstitusi.   Keberadaan Perpu tersebut disambut dengan positif, karena substansi yang diaturnya telah menutup lubang lemahnya sistem di MK selama ini yaitu tidak adanya pengawasan dan buruknya mekanisme seleksi hakim konstitusi.   Meskipun publik dan lembaga-lembaga negara menginginkan perubahan yang lebih baik untuk MK ke depan, namun bagi sebagian hakim MK, secara eksplisit mengatakan akan membatalkannya jika ada pihak-pihak yang mengajukannya ke MK.   Dalam praktiknya, posisi sebagian MK yang akan membatalkan substansi UU MK yang baru tersebut terkonfirmasi dengan jelas dalam beberapa keanehan - keanehan dalam proses pengujian UU MK.   Keanehan pertama terlihat dari sidang pemeriksaan pendahuluan sampai dengan kesimpulan hanya memakan waktu 17 hari. Kedua, sidang pemeriksaan hanya dilakukan satu kali dan langsung ditutup.   Ketiga, MK telah membatasi hanya mengajukan satu orang Ahli. Keempat, MK hanya memberikan kesempatan kepada pihak terkait (Presiden, DPR dan KY) untuk dapat menyampaikan keberatannya secara tertulis hanya dalam waktu 3 hari.   Untuk itu, Koalisi menyatakan mengutuk dengan keras tindakan MK yang telah memilih menjadi hakim terhadap substansi UU (UU MK) yang telah mengatur lembaganya sendiri. "Kami juga telah meminta kepada MK untuk menolak uji materil terhadap pengawasan dan pengetatan seleksi hakim MK yang diajukan oleh beberapa advokat dan akademisi tersebut," kata Bahrain. Editor : Dian Sukmawati
saco-indonesia.com, Ketinggian air di wilayah Kampung Pulo, Jatinegara, Jakarta Timur, telah berangsur-angsur surut. Namun, ribuan warga telah memilih tetap tinggal di posko pengungsian yang telah disediakan di beberapa titik. Nurdin yang berusia (52) tahun, warga RT 4 RW 3, telah mengatakan, air mulai surut sejak pukul 05.00 WIB tadi. Namun, air berwarna cokelat tersebut masih telah menggenangi rumahnya setinggi 1 meter. "Alhamdulillah, sudah mulai surut. Mudah-mudahan, nanti malam udah kering kalo cuacanya cerah," kata Nurdin saat ditemui di tenda pengungsian, Kamis (23/1). Nurdin juga berharap, banjir tidak lagi bertambah parah seperti yang telah terjadi pada Rabu (22/1) kemarin, sehingga tidak terjadi lagi banjir susulan yang sempat telah terjadi dua kali selama sepekan kemarin. "Khawatir sih naik lagi, karena katanya kan hujan akan terus terjadi sampai bulan depan. Mudah-mudahan kagak naik, sudah capai soalnya. Bosan di pengungsian," jelasnya. Warga lainnya, Gatot yang berusia (38) tahun juga mengatakan, banjir yang telah menimpa Jakarta pada tahun ini merupakan banjir terparah yang telah dialami olehnya. "Banjir sekarang memang parah, kampung pulo biasanya banjir sehari langsung surut. Ini udah surut naik lagi, surut lagi, naik lagi. Kita sih pasrah ajalah," paparnya. Sementara itu, Ketua RT 03/03 Kampung Melayu, Budi juga mengatakan, saat ini warga dan kelurahan masih akan terus memantau keadaan pintu air di Katulampa, Bogor untuk dapat mengantisipasi adanya banjir susulan. "Sekarang posisinya siaga tiga. Kita juga masih lakukan pemantauan dan koordinasi. Laporan yang baru saya terima katulampa naik jadi 110 dari 80 cm. Kita siaga lagi," tandasnya. Editor : Dian Sukmawati