Paket Umroh Terbaru

Travel Umroh Resmi Depag RI

Promo Paket Umroh Murah 2017

Paket Umroh Maret 2017

Paket Umroh April 2017

Biaya Umroh Mei 2017

Situs Resmi Umroh Ramadhan

 

 

banner_rekening al hijaz.png banner_al haromal hijaz umro depag.jpg banner_mubarak Plaza umroh depag.jpg banner_muhtara international umroh depag.jpg banner_pull man umrohdepag.jpg banner_umroh-langsung-madinah.png banner_ROMBONGAN UMROH AL HIJAZ 17 DES 16.jpg

TRAVEL UMROH MEI TAHUN 2015 JAKARTA SELATAN

travel umroh mei tahun 2015 jakarta selatan, Kami yaitu travel yg dan berangkat umroh setiap bulan dengan aman, travel umroh mei tahun

travel umroh mei tahun 2015 jakarta selatan, umroh aman adalah solusi untuk sayaat ini bukan umroh murah yang kenyataan nya banyak keberangkatan di batalkan. Pilih umroh dengan izin umroh agar lebih terjamin travel umroh mei

travel umroh mei tahun 2015 jakarta selatan


MEXICO CITY, Saco-Indonesia.com - Dari Olah Raga Dunia tinju kehilangan seorang tokoh setelah ketua dewan tinju dunia (WBC), Jose Sulaiman meninggal dunia, Kamis (Jumat WIB). Sulaiman dikenal sebagai seorang tokoh yang berintegritas tinggi dengan sangat memerhatikan keselamatan para petinju. Tokoh yang mendedikasikan dirinya selama empat dekade ini meninggal dunia di rumah sakit Unversity of California, Los Angeles. Sulaiman telah menjalani perawatan selama beberapa bulan di rumah sakit di Los Angeles karena masalah pada jantungnya. Ia meninggal di usia 82. WBC menyebut Sulaiman sebagai äyah dari dunia tinju. Ia telah masuk "Boxing Hall of Fame "sejak 2006 lalu. Ïa memerlakukan para petinju  seperti anak-anaknya. Sepanjang hidupnya ia berusaha  membuat tinju lebih baik dan aman," demikian pernyataan resmi WBC. Lahir dari orang tua bangsa Suriah dan Lebanon, Sulaiman dilahirkan di Ciudad Vitoria, Meksiko, 30 Mei. Sempat menjadi petinju amatir, Sulaiman kemudian memilih untuk menjadi manajer dan wasit tinju. Ia melatih dan mempromosikan banyak petinju, dari Julio Cesar Chavez hingga puteranya, Chavez Jr. Sebelum sakit, ia mempromosikan petinju harapan Meksiko, Saul Canelo Alvarez saat bertarung menghadapi petinju terbaik dunia, Floyd Mayweather Jr tahun lalu. Sulaiman juga gencar berpromosi tentang keselamatan petinju di atas ring. Dia merupakan satu tokoh pembatasan ronde tinju dari 15 menjadi 12. Sumber : Kompas.com Editor : Maulana Lee
AMSTERDAM, Saco-Indonesia.com — Waktu sudah menunjuk menit ke-90 dan laga Chelsea lawan Benfica masih imbang 1-1 pada final Liga Europa di Amsterdam Arena, Rabu atau Kamis (16/5/2013). Namun, Branislav Ivanovic kemudian mencetak gol dan Chelsea pun menang 2-1 dan juara Liga Europa 2012-13. Setelah menjalani babak pertama tanpa gol, Chelsea membuka keunggulan lewat gol Fernando Torres pada menit ke-59. Oscar Cardozo sempat membuat Benfica menyamakan kedudukan lewat tendangan penaltinya di menit ke-67. Namun, sundulan Branislav Ivanovic di menit ke-90 membuyarkan harapan Benfica dan memastikan Chelsea juara. Sejak babak pertama, pertarungan kedua tim sebenarnya seru. Namun, Chelsea yang tampil tanpa John Terry dan Eden Hazard kerap harus menghadapi tekanan Benfica yang tampil lebih menyerang. Benfica tampil menekan dan beberapa kali mengurung Chelsea di daerah penalti mereka sendiri. Pada menit ke-10, Benfica memiliki kesempatan mengancam gawang Chelsea, tetapi tembakan Eduardo Salvio masih terlalu lemah dan bisa diantisipasi kiper Petr Cech. Mencoba keluar dari tekanan Benfica, Chelsea pun beberapa kali menekan lewat terobosan Juan Mata, tetapi belum ada gol yang tercipta. Kesempatan terbaik Chelsea datang lewat Frank Lampard di menit 37, tetapi bola tembakannya masih bisa ditepis kiper Benfica, Artur. Benfica menggetarkan gawang Chelsea di menit ke-50 melalui Oscar Cardozo. Namun, gol tersebut dianulir oleh hakim garis yang menganggapnya sudah terlebih dulu dalam posisi offside. Seperti makin tergugah oleh gol tak sah itu, Chelsea mencoba menekan. Mereka akhirnya memecah kebuntuan melalui gol Fernando Torres di menit ke-59 melalui solo run. Tinggal berhadapan dengan kiper Artur, Torres mengecohnya dan kemudian dengan mudah membobol gawang yang sudah kosong. Benfica mendapat kesempatan menyamakan kedudukan saat wasit memberi hadiah penalti, karena Azpilicueta melakukan handsball di kotak penalti. Cardozo yang menjadi algojo tak menyia-nyiakan kesempatan ini dan menaklukkan Petr Cech untuk membuat skor imbang 1-1 pada menit 67. Benfica nyaris menambah keunggulan, kembali lewat Oscar Cardozo, tetapi bola tendangannya masih melambung jauh di atas gawang Petr Cech. Di menit ke-87, giliran Lampard memperoleh peluang emas. Ia melakukan tendangan keras dari jarak jauh. Bola gagal dijangkau Artur, dan hanya membentur tiang gawang. Menjelang akhir pertandingan, kedua tim meningkatkan permainannya. Saling serang terjadi. Namun, Chelsea akhirnya yang berhasil menambah gol di menit ke-90. Berawal dari tendangan sudut, Branislav Ivanovic menyundul bola menembus gawang Benfica sementara kiper Artur mati langkah.  Chelsea pun menang 2-1 dan juara Liga Europa. Susunan Pemain Benfica: 1-Artur; 34-Andre Almeida, 4-Luisao, 24-Ezequiel Garay (33' Jardel Nivaldo Vieira 78'), 25-Melgarejo (19 Ola John, 66'); 35-Enzo Perez, 21-Nemanja Matic, 19-Rodrigo (11 Lima '66); 20-Nicolas Gaitan, 18- Eduardo Salvio; 7-Oscar Cardozo. Chelsea: 1-Petr Cech, 28- Cesar Azpilicueta, 24-Gary Cahill, 2-Branislav Ivanovic, 3-Ashley Cole; 4-David Luiz, 8-Frank Lampard; 7-Ramires, 10-Juan Mata, 11-Oscar; 9-Fernando Torres. Wasit: Bjorn Kuipers (Netherlands) Editor:Liwon Maulana (galipat) Sumber:Kompas.com