Paket Umroh Terbaru

Travel Umroh Resmi Depag RI

Promo Paket Umroh Murah 2017

Paket Umroh Maret 2017

Paket Umroh April 2017

Biaya Umroh Mei 2017

Situs Resmi Umroh Ramadhan

 

 

banner_rekening al hijaz.png banner_al haromal hijaz umro depag.jpg banner_mubarak Plaza umroh depag.jpg banner_muhtara international umroh depag.jpg banner_pull man umrohdepag.jpg banner_umroh-langsung-madinah.png banner_ROMBONGAN UMROH AL HIJAZ 17 DES 16.jpg

TRAVEL UMROH MEI TAHUN 2015 DEPOK

travel umroh mei tahun 2015 depok, Kami ialah travel dan umroh setiap bulan dengan nyaman, travel umroh mei tahun

travel umroh mei tahun 2015 depok, umroh aman adalah solusi untuk sayaat ini bukan umroh murah yang kenyataan nya banyak keberangkatan di batalkan. Pilih umroh dengan izin umroh agar lebih terjamin travel umroh mei

travel umroh mei tahun 2015 depok


saco-indonesia.com, Koordinator Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman, telah mengatakan, untuk dapat menjaga kepercayaan publik, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebaiknya harus segera memeriksa Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) terkait dalam kasus sport center Hambalang. “Segerakan periksa Ibas atau publik tidak akan percaya lagi sama KPK,” kata Boyamin , Kamis 6 Februari 2014 kemarin malam. Menurut dia, nama Ibas sudah telah disebut-sebut terkait dalam kasus Hambalang, baik oleh Yulianis sebagai mantan Wakil Direktur Keuangan Grup Permai, maupun mantan ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum. Karena itu, publik juga harus mengetahui sejauh mana keterlibatan Ibas bila memang ada. Selain itu, pemeriksaan tersebut untuk dapat meluruskan keseimpangsiuran dugaan keterlibatannya. “Pertimbangan karena dia (Ibas) anak Presiden tentu ada. Jika dihalang-halangi dari pemeriksaan tersebut akan menjadi kerugian, baik bagi KPK maupun Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono. SBY sendiri juga pernah berkoar-koar mengatakan ‘Saya akan menjadi panglima terdepan memberantasan korupsi’,” tuturnya. Yulianis, yang juga saksi kunci kasus Hambalang, juga pernah mengatakan bahwa Bos Grup Permai yang juga mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin, telah memberikan uang USD200 ribu kepada Ibas. Uang tersebut telah diberikan terkait dalam Kongres Partai Demokrat 2010. Meski demikian, Yulianis juga mengaku tidak melihat langsung uang tersebut diserahkan oleh Nazaruddin. Selain itu, Anas juga telah menganggap Ibas layak untuk diperiksa KPK sebagai saksi seputar aliran dana proyek Hambalang. “Kalau saya ditanya, apakah Mas Ibas layak dimintai keterangan oleh KPK? Menurut saya, layak,” ujar Anas. Editor : Dian Sukmawati
Internazionale berencana memperkuat lini tengahnya agar lebih kompetitif untuk bersaing di kompetisi musim depan. Dua nama pun muncul dalam radar Inter, yaitu Florent Malouda dan Mathieu Flamini.   Tuttosport mengklaim bahwa pelatih baru Inter Walter Mazzarri menilai dua pemain itu cocok untuk skuadnya. Malouda, yang kini berstatus free agent setelah "dibuang" oleh Chelsea, disebut sudah ditawari kontrak untuk berlabuh di Giuseppe Meazza. Sementara itu, target satunya berada cukup dekat, yakni di kubu sang rival sekota. Flamini, yang memperkuat AC Milan sejak 2008, akan habis kontrak bulan depan. Inter pun siap memberi Flamini kesempatan untuk tetap berkiprah di Serie A seandainya Rossoneri melepasnya. Menurut Corriere dello Sport, Mazzarri sangat menginginkan Flamini di skuad Nerazzurri. (foti/gia)