Paket Umroh Terbaru

Travel Umroh Resmi Depag RI

Promo Paket Umroh Murah 2017

Paket Umroh Maret 2017

Paket Umroh April 2017

Biaya Umroh Mei 2017

Situs Resmi Umroh Ramadhan

 

 

banner_rekening al hijaz.png banner_al haromal hijaz umro depag.jpg banner_mubarak Plaza umroh depag.jpg banner_muhtara international umroh depag.jpg banner_pull man umrohdepag.jpg banner_umroh-langsung-madinah.png banner_ROMBONGAN UMROH AL HIJAZ 17 DES 16.jpg

TRAVEL UMROH MEI TAHUN 2015 BOGOR

travel umroh mei tahun 2015 bogor, Kami adalah travel yang meladeni dan umroh setiap bulan dengan nyaman, travel umroh mei tahun

travel umroh mei tahun 2015 bogor, umroh aman adalah solusi untuk sayaat ini bukan umroh murah yang kenyataan nya banyak keberangkatan di batalkan. Pilih umroh dengan izin umroh agar lebih terjamin travel umroh mei

travel umroh mei tahun 2015 bogor


Saco-Indonesia.com - Kini Koneksi internet bukan hanya membuat perangkat elektronik rumahan semacam TV dan kulkas menjadi "pintar", tapi juga mengekspos alat-alat tersebut pada segala macam ancaman cyber. Kelemahan itu ternyata sudah mulai dimanfaatkan oleh peretas. Laporan firma kemananan Proofpoint yang dikutip oleh TechCrunch menyebutkan bahwa lebih dari 100.000 perangkat yang memiliki sambungan internet (termasuk router, multimedia center, smart TV, dan kulkas) telah menjadi korban hacker antara akhir Desember 2013 hingga awal Januari 2013. Perangkat-perangkat malang tersebut diserang oleh botnet yang membuat mereka menjadi "zombie" untuk melancarkan serangan spamming e-mail. Sasarannya adalah berbagai perusahaan dan invididu di seluruh dunia. E-mail spam dikirim secara bergelombang, tiga kali sehari, tiap-tiapnya mengirimkan 100.000 surat elektronik. "Botnet sudah menjadi masalah keamanan besar, dan munculnya hal ini membuatnya bertambah gawat," ujar David Knight dari Proofpoint. "Banyak dari perangkat ini tak dilindungi dengan baik dan pengguna tak punya cara untuk mendeteksi atau memperbaiki infeksi yang terjadi." Celah baru TV, kulkas, dan peralatan lain-lain yang memiliki koneksi internet adalah bagian dari konsep "Internet of Everything" di mana semua perangkat elektronik di kehidupan manusia dengan jaringan global itu. Di tengah semakin banyaknya produsen elektronik yang menelurkan perangkat-perangkat semacam ini, masalah baru muncul karena alat macam TV dan kulkas "pintar" memberi celah baru bagi hacker untuk menyusupi rumah seseorang atau melancarkan serangan cyber. Sejumlah model smart TV, misalnya, dilengkapi dengan webcam yang bisa diambil alih oleh hacker. Perangkat-perangkat elektronik rumah tangga ini pun lebih rentan serangan dibanding PC atau gadget mobile karena produsennya relatif jarang menyalurkan update sekuriti. Dukungan software terhadap alat-alat tersebut juga diragukan apabila telah berumur bertahun-tahun. Terlebih, alat seperti TV dan kulkas bukanlah perangkat yang sering diganti. Ini berbeda dengan platform PC dan gadget mobile yang "dijaga ketat" dalam hal keamanan oleh pemilik platform masing-masing.   Sumber: TechCrunch/kompa.com Editor : Maulana Lee
Bekasi, Saco-Indonesia.com - Bintang Muda dan baru Barcelona, Neymar, mengklaim Brasil tak gentar menghadapi negara mana pun di Piala Dunia 2014. Sebagai tuan rumah, mereka siap melewati hadangan demi target meraih gelar juara. Neymar, yang menghadiri malam penghargaan Ballon d'Or pada Senin (13/1/2014), menanti debutnya di Piala Dunia. Mantan pemain Santos ini mengakui dirinya sudah sangat ingin tampil di turnamen empat tahunan nan paling bergengsi tersebut. Berbicara kepada para wartawan, pemain berusia 21 tahun ini mengatakan: "Bermain di Piala Dunia merupakan sebuah keistimewaan yang besar bagi seorang pemain. Ini merupakan momen yang takkan pernah saya lupakan. Ini kompetisi yang ketat." "Tentu saja ada sebuah ekspektasi, tetapi kami menghadapinya dan menantikannya. Tak rasa takut." Brasil merupakan negara yang memegang rekor peraih lima gelar Piala Dunia. Terakhir, tim Samba ini menjuarainya pada tahun 2002 ketika diselenggarakan di Korea dan Jepang. Neymar optimistis mengenai peluang Brasil untuk membali meraih sukses, setelah mereka menjuarai Piala Konfederasi pada musim panas lalu. "Skuad penuh dengan sejumlah pemain terbaik. Kami semua akan mencoba dan menikmati apa yang kami harapkan menjadi sebuah momen yang sangat mengesankan," ujarnya. "Kami tak peduli siapa yang menjadi lawan, kami akan menghadapi siapa pun. Di sana ada banyak tim bagus, selama kami di final saya tidak keberatan." Editor : Maulana Lee Sumber : Kompas.com