Paket Umroh Terbaru

Travel Umroh Resmi Depag RI

Promo Paket Umroh Murah 2017

Paket Umroh Maret 2017

Paket Umroh April 2017

Biaya Umroh Mei 2017

Situs Resmi Umroh Ramadhan

 

 

banner_rekening al hijaz.png banner_al haromal hijaz umro depag.jpg banner_mubarak Plaza umroh depag.jpg banner_muhtara international umroh depag.jpg banner_pull man umrohdepag.jpg banner_umroh-langsung-madinah.png banner_ROMBONGAN UMROH AL HIJAZ 17 DES 16.jpg

TRAVEL UMROH MEI 2015 TANGERANG

travel umroh mei 2015 tangerang, Kami bagian travel nan dan memberangkat kan umroh setiap bulan dengan nyaman, travel umroh mei 2015

travel umroh mei 2015 tangerang, umroh aman adalah solusi untuk sayaat ini bukan umroh murah yang kenyataan nya banyak keberangkatan di batalkan. Pilih umroh dengan izin umroh agar lebih terjamin travel umroh mei

travel al hijaz travel umroh resmi depag wa 082114202323 menggunakan pesawat Garuda, Saudi airline, turkies airline.paket umroh maret 2016, harga umroh april 2016 , paket umroh ramadhan 2016 hub 081316900423, umroh maret 2016, umroh april 2016, umroh plus turki, program umroh 12 hari hub 081316900423, rombongan umroh, travel anggota himpuh

travel umroh mei 2015 tangerang


Saco-Indonesia.com - Kebaya bisa jadi busana tradisi Indonesia berikutnya yang akan mencuri perhatian publik di tingkat internasional, setelah batik dan tenun. Anggota keluarga kerajaan Jerman salah satu yang mulai tertarik dengan kebaya Indonesia. Hal itu disampaikan Nia Niscaya, Direktur Promosi Pariwisata Internasional, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, saat ditemui di House of Ferry Sunarto, di Senopati, Jakarta Selatan, Senin (20/5/2013) lalu. Seperti diberitakan sebelumnya, desainer Ferry Sunarto diundang untuk memamerkan sejumlah koleksi kebayanya di Jerman, dalam perayaan Landpartie Schloss Buckeburg pada 30 Mei-2 Juni 2013. "Kalau festival tahunan di Jerman ini digelar, mereka meminta adanya peragaan busana kebaya, karena mereka sudah tahu kalau kebaya sangat khas Indonesia," ujar Nia. Dari sejumlah perancang kebaya Indonesia yang ada, pilihan Kemenparekraf lalu jatuh ke Ferry Sunarto. Menurut Nia, Ferry adalah desainer muda berbakat dengan produk kebaya yang glamor dan sesuai dengan selera asing. "Kebaya Ferry punya sense internasional, dan memang sangat menarik, karena detailnya mewah sekali," ungkap dia menambahkan. Selain diperagakan selama pameran di Istana Buckeburg, Jerman, koleksi kebaya itu juga akan dipakai Princess Nadja Anna Zsoek dan diperagakan di cocktail reception yang dihadiri tamu VIP kerajaan. "Akan ada pemotretan oleh majalah mode di  Jerman sebanyak delapan halaman, dan modelnya Princess Nadja," kata Nia. Keikutsertaan koleksi Ferry di Istana Buckerburg dan di hadapan komunitas kerajaan menjadi yang pertama buat Indonesia. Jika pameran ini sukses, ada kemungkinan kebaya akan menjadi perbincangan dan dicari. Saat berkunjung ke butiknya di Senopati, Ferry menunjukkan beberapa koleksinya yang akan diperagakan di Jerman. Di antaranya didominasi warna pastel yang lembut dan sentuhan gaya yang sangat modern. Pakem kebaya sendiri masih terlihat dari bahan yang digunakan, seperti renda, payet, dan manik-manik. Selain itu masih ditemukan kerutan khas kebaya di bagian dada, serta bustier yang menempel pas badan. Untuk gaya internasionalnya, terlihat dari siluetnya yang seksi, bahan transparan di beberapa bagian, ornamen di leher dan pundak, serta potongan gaun yang mengembang. Jika dilihat dari dekat, kebaya-kebaya ini berkesan mewah karena semua detail dikerjakan dengan tangan. "Sudah saatnya budaya dapat beradaptasi dengan perubahan zaman. Kebaya bisa jadi busana yang modern sehingga satu hari nanti bukan hanya dimiliki bangsa Indonesia saja, tapi juga jadi inspirasi dunia," ujar Ferry.   Editor :Liwon Maulana(galipat) Sumber:Kompas.com
saco-indonesia.com, Wakil Presiden Boediono dituding telah memanfaatkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tameng dirinya agar tidak terseret dalam kasus dana talangan Bank Century, yang telah merugikan keuangan negara sebesar Rp6,7 triliun. Hal itu telah dibuktikan dengan ketidakhadiran Boediono dalam panggilan Timwas Century dengan dalih tidak mau mengintervensi proses hukum kasus tersebut yang saat ini tengah berjalan di KPK. "Pak Boediono juga menggunakan KPK sebagai tameng, katanya KPK independen enggak bisa diintervensi. Kami kan tidak ada hubungan dengan KPK. Kami hanya mengawasi KPK," kata Anggota Timwas, Trimedya Panjaitan saat jumpa pers di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (18/12/2013). Politikus Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan ini juga telah menduga adanya upaya dari Boediono untuk dapat mengerdilkan kasus Bank Century, dengan memanfaatkan masa kerja Timwas yang akan berakhir pada bulan Desember ini. "Ini sebuah desain untuk dapat mengerdilkan kasus Century itu sendiri. Karena Pak Boed paham, sebagai Wapres dia melek politik. Dia mungkin tahu masa tugas Timwas akan berakhir," sambungnya. Oleh sebab itu, Trimedya juga berharap dalam Sidang Paripurna Kamis 19 Desember besok DPR RI bisa menyepakati dilakukannya perpanjangan masa kerja Timwas. "Kalau Timwas tidak diperpanjang Pak Boediono merasa akan selamat. Kami juga berharap supaya besok di Paripurna Timwas diperpanjang sampai jabatan DPR berakhir 2014," tutupnya. Editor : Dian Sukmawati