Paket Umroh Terbaru

Travel Umroh Resmi Depag RI

Promo Paket Umroh Murah 2017

Paket Umroh Maret 2017

Paket Umroh April 2017

Biaya Umroh Mei 2017

Situs Resmi Umroh Ramadhan

 

 

banner_rekening al hijaz.png banner_al haromal hijaz umro depag.jpg banner_mubarak Plaza umroh depag.jpg banner_muhtara international umroh depag.jpg banner_pull man umrohdepag.jpg banner_umroh-langsung-madinah.png banner_ROMBONGAN UMROH AL HIJAZ 17 DES 16.jpg

TRAVEL UMROH MEI 2015 JAKARTA UTARA

travel umroh mei 2015 jakarta utara, Kami sama dengan travel yg menerima dan umroh setiap bulan dengan , travel umroh mei 2015

travel umroh mei 2015 jakarta utara, umroh aman adalah solusi untuk sayaat ini bukan umroh murah yang kenyataan nya banyak keberangkatan di batalkan. Pilih umroh dengan izin umroh agar lebih terjamin travel umroh mei

travel al hijaz travel umroh resmi depag wa 082114202323 menggunakan pesawat Garuda, Saudi airline, turkies airline.paket umroh maret 2016, harga umroh april 2016 , paket umroh ramadhan 2016 hub 081316900423, umroh maret 2016, umroh april 2016, umroh plus turki, program umroh 12 hari hub 081316900423, tata cara umroh, haji plus

travel umroh mei 2015 jakarta utara


Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) hari ini akan melakukan blusukan ke RT 3 RW 7 Kelurahan Marunda, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara. Pada hari ini ia merasakan ada yang berbeda dengan rombongannya. "Kok sepertinya wartawan televisinya lebih banyak ya?" ungkap Jokowi di sela-sela blusukan, Jumat (14/3). Wartawan yang berada di sekelilingnya awalnya hanya tersenyum. Karena masih penasaran Jokowi akhirnya menanyakan kembali kepada rombongan wartawan. "Feeling saya ini wartawan televisinya kok ada banyak ya? Memang ada apa sih?," tanya Jokowi. Wartawan akhirnya buka suara. "Kabarnya bapak mau deklarasi kali. Makanya banyak yang ngikutin. Pada mau liputan detik-detik terakhir blusukan," jelas wartawan. Jokowi yang mendengar jawaban wartawan hanya tersenyum geli. Bahkan dirinya hanya menggelengkan kepalanya karena masih tidak percaya kalau wartawan televisi lebih banyak yang mengikutinya hari ini.
Bekasi, Saco-Indonesia.com - Mantan Ketua MK, Akil Mochtar, dijadwalkan akan bersaksi dalam kasus dugaan suap pengurusan sengketa Pilkada Gunung Mas, Kalimantan Tengah di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kamis (30/1/2014). Akil akan bersaksi untuk tiga terdakwa sekaligus yaitu politisi Partai Golkar Chairun Nisa, Bupati terpilih Gunung Mas Hambit Bintih, dan pengusaha Cornelis Nalau Antun. "Pak Akil akan bersaksi jam 09.00," ujar pengacara Akil Tamsil Sjoekoer di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (29/1/2014). Selain Akil, Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi akan menghadirkan saksi Ketua DPD Golkar Palangkaraya, Rusliansyah. Dalam persidangan sebelumnya, Nisa mengaku didesak oleh Rusli untuk mempertemukan Hambit dengan Akil. Seperti diberitakan, Nisa dan Cornelis tertangkap tangan oleh KPK ketika hendak memberikan uang pada Akil yang saat itu menjabat Ketua MK. Akil ikut diciduk KPK. Uang itu bertujuan agar permohonan keberatan hasil Pilkada Gunung Mas periode 2013-2018 ditolak. Dengan demikian, keputusan KPU Kabupaten Gunung Mas tentang pasangan calon terpilih pada Pilkada tersebut dinyatakan sah, yaitu dimenangkan pasangan nomor urut 2, Hambit dan Arton S Dohong. Dalam dakwaan, Hambit meminta Nisa untuk menghubungkannya dengan pihak MK. Hambit dan Akil akhirnya bertemu. Kemudian, melalui Nisa, Akil menyatakan bersedia membantu Hambit dengan kesepakatan pemberian uang sebesar Rp 3 miliar dalam bentuk dollar AS. Nisa kemudian bertemu dengan Hambit dan menerima Rp 75 juta. Setelah itu, Nisa menemui Cornelis yang sudah menyiapkan dana Rp 3 miliar untuk Akil. Uang yang akan diserahkan ke Akil disimpan dalam empat amplop cokelat, yaitu masing-masing 107.500 dollar Singapura, 107.500 dollar Singapura, 22.000 dollar AS, 79.000 dollar Singapura. Sumber :kompas.com Editor : Maulana Lee