Paket Umroh Terbaru

Travel Umroh Resmi Depag RI

Promo Paket Umroh Murah 2017

Paket Umroh Maret 2017

Paket Umroh April 2017

Biaya Umroh Mei 2017

Situs Resmi Umroh Ramadhan

 

 

banner_rekening al hijaz.png banner_al haromal hijaz umro depag.jpg banner_mubarak Plaza umroh depag.jpg banner_muhtara international umroh depag.jpg banner_pull man umrohdepag.jpg banner_umroh-langsung-madinah.png banner_ROMBONGAN UMROH AL HIJAZ 17 DES 16.jpg

TRAVEL UMROH MEI 2015 BOGOR

travel umroh mei 2015 bogor, Kami sama dengan travel yg dan umroh setiap bulan dengan , travel umroh mei 2015

travel umroh mei 2015 bogor, umroh aman adalah solusi untuk sayaat ini bukan umroh murah yang kenyataan nya banyak keberangkatan di batalkan. Pilih umroh dengan izin umroh agar lebih terjamin travel umroh mei

travel al hijaz travel umroh resmi depag wa 082114202323 menggunakan pesawat Garuda, Saudi airline, turkies airline.paket umroh maret 2016, harga umroh april 2016 , paket umroh ramadhan 2016 hub 081316900423, umroh maret 2016, umroh april 2016, umroh plus turki, program umroh 12 hari hub 081316900423

Travel umroh anggota HIMPUH, IATA, ASITA

travel umroh mei 2015 bogor


SACO- INDONESIA.COM - Sebanyak 37 bayi dilaporkan hilang di wilayah Jabodetabek usai dilahirkan sepanjang tahun 2012. Data dari Komnas Perlindungan Anak (Komnas PA) menyimpulkan, rumah bersalin dan puskesmas menjadi lokasi hilangnya bayi yang baru dilahirkan tersebut. Bayi hilang bisa dikarenakan penculikan atau tertukar. Berbagai modus kerap digunakan untuk penculikan bayi. Salah satunya menyamar sebagai pegawai di instansi kesehatan terkait. Modus didukung tingkat pengamanan minimum di klinik, puskesmas, atau rumah bersalin. "Lokasi kejadian hilangnya bayi umumnya tidak memiliki kamera pengintai, baik di jalan maupun kamar pasien. Tingkat keamanan juga minimum sehingga membebaskan pegawai keluar masuk area rumah sakit. Belum lagi yang menggunakan orang dalam," ujar Ketua Komnas PA Arist Merdeka Sirait saat dihubungi Selasa (30/4/2013). Keadaan ini, kata Arist, mempermudah para pelaku kriminal melakukan aksinya. Untuk mencegah bayi hilang, ia menyarankan pasien selalu didampingi keluarga, terutama suami. Sebelum memutuskan tempat untuk bersalin, sebaiknya pastikan siapa dan berapa orang yang akan menangani persalinan. Calon pasien dan keluarga harus tahu siapa nama dokter, perawat, atau pegawai lain yang kerap berhubungan dengannya. Selanjutnya, pastikan lokasi persalinan memiliki tingkat kemanan yang memadai. Aris pun menyarankan untuk memastikan adanya kamera pengintai, baik di ruang penyimpanan bayi, pasien, ataupun area instansi kesehatan. "Pastikan juga mereka memiliki tenaga sekuriti yang berkualitas, baik, dan memberikan kenyamanan," ujarnya. Wajib didampingi suami Terlepas dari tingkat pengamanan, Aris mengharuskan suami mengawal proses persalinan dan sebisa mungkin mendampingi istri. Hal ini untuk memastikan istri dan bayi mereka dalam kondisi baik. "Selepas melahirkan suami harus tahu bagaimana bayinya, kemana bayinya pergi, dan siapa yang membawanya," kata Aris. Hal senada dikatakan psikolog Dien Eryati. Menurutnya, kerjasama suami istri dibutuhkan untuk mencegah bayi diculik atau tertukar usai dilahirkan. Apalagi kondisi istri biasanya masih lemah usai melahirkan. "Suami harus ikut semua proses melahirkan. Mengetahui bagaimana proses melahirkan akan menumbuhkan motivasi untuk menjaga bayi jangan sampai diculik atau tertukar," kata Dien. Bila akan ditempatkan dalam ruangan khusus, Dien menyarankan suami mengikuti suster yang membawa bayi. Kegiatan ini memastikan keberadaan dan keamanan posisi bayi Suami juga wajib memperhatikan detail rupa dan tanda khusus pada bayi. Dien mengatakan, suami juga harus sesering mungkin melihat bayi dan memastikan keamanannya. Hal ini, untuk memastikan bayi tidak tertukar atau hilang selama di instansi bersalin.  Sumber:Kompas.com Editor : Maulana Lee  
Saco-Indonesia.com - Seorang wanita di Arab Saudi hidup sebagai seorang pengemis di sebagian besar hidupnya hingga berusia seratus tahun. Namun ketika dia wafat, dirinya meninggalkan uang belasan miliar dan empat bangunan. Dikenal sebagai Aisyah, wanita itu telah memberitahu seorang tetangganya tepat sebelum kematiannya untuk memberikan uangnya kepada pihak berwenang lantaran dia tidak memiliki keluarga, seperti dilansir situs emirates247.com, Senin (17/3). Koran Saudi berbahasa Arab, Okaz memperkirakan kekayaan Aisyah senilai Rp 15,1 miliar ditambah dengan empat bangunan besar di kota pelabuhan Jeddah, tempat di mana Aisyah telah mempraktikkan profesinya sebagai pengemis selama lebih dari 50 tahun. "Dia memiliki uang tunai sekitar Rp 12,1 miliar, koin emas senilai lebih dari Rp 3 miliar dan empat bangunan," tulis Okaz, mengutip seorang pria menjadi tetangga Aisyah. Pria tidak disebutkan identitasnya itu mengatakan dia telah melayani Aisyah selama bertahun-tahun sebelum akhirnya meninggal pekan ini. "Sebelum kematiannya, dia meminta saya untuk memberitahu pihak berwenang dan memberikan semua uang dan properti miliknya kepada mereka," ujar dia. Pria itu mengatakan dirinya telah menyerahkan kekayaan Aisyah kepada seorang petinggi di lingkungannya di hadapan semua pejabat lainnya. Dia telah berjanji untuk melakukan prosedur menyerahkan kekayaan Aisyah ke pihak berwenang secepatnya. Sumber : Merdeka.com Editor:Maulana Lee