Paket Umroh Terbaru

Travel Umroh Resmi Depag RI

Promo Paket Umroh Murah 2017

Paket Umroh Maret 2017

Paket Umroh April 2017

Biaya Umroh Mei 2017

Situs Resmi Umroh Ramadhan

 

 

banner_rekening al hijaz.png banner_al haromal hijaz umro depag.jpg banner_mubarak Plaza umroh depag.jpg banner_muhtara international umroh depag.jpg banner_pull man umrohdepag.jpg banner_umroh-langsung-madinah.png banner_ROMBONGAN UMROH AL HIJAZ 17 DES 16.jpg

TRAVEL UMROH MEI 2015 BEKASI

travel umroh mei 2015 bekasi, Kami adalah travel yang dan mengirim umroh setiap bulan dengan , travel umroh mei 2015

travel umroh mei 2015 bekasi, umroh aman adalah solusi untuk sayaat ini bukan umroh murah yang kenyataan nya banyak keberangkatan di batalkan. Pilih umroh dengan izin umroh agar lebih terjamin travel umroh mei

travel al hijaz travel umroh resmi depag wa 082114202323 menggunakan pesawat Garuda, Saudi airline, turkies airline.paket umroh maret 2016, harga umroh april 2016 , paket umroh ramadhan 2016 hub 081316900423, umroh maret 2016, umroh april 2016, umroh plus turki, program umroh 12 hari hub 081316900423, paket haji plus, rombongan umroh al hijaz

travel umroh mei 2015 bekasi


saco-indonesia.com, Hari kelima pasca-erupsi Gunung Kelud, selasa (18/2), aktivitas di Kota Kediri telah berangsur-angsur pulih. Sebagian warga juga telah terlihat membersihkan pasir yang menutupi tempat tinggal mereka. Saat sedang bersih-bersih rumah, banyak warga yang telah terjatuh dan mengalami luka, hingga harus dilarikan ke rumah sakit. "Sejak hari sabtu itu total ada 88 orang, yang telah dirawat di rumah sakit Gambiran, karena terjatuh saat memperbaiki rumah," kata Humas RS Gambiran Nitra, saat dikonfirmasi, Selasa (18/2). Nitra mengatakan, sebagian besar warga yang terjatuh mengalami patah tulang dan luka-luka lecet. Sehingga harus dirawat intensif di Rumah Sakit. "Sebagian sudah dipulangkan yang lecet-lecet. Sementara yang patah tulang masih dirawat, selama beberapa hari," ucapnya. Sementara itu, untuk biaya rumah sakit, Nitra juga menjelaskan, hingga saat ini masih ditanggung oleh korban. Belum ada bantuan biaya medis dari pemerintah daerah maupun pusat. "Pemerintah belum kasih instruksi kalau biaya ditanggung oleh pemkab. Sementara masih dari warga sendiri yang membayar," tandasnya. Editor : Dian Sukmawati
saco-indonesia.com, Ketinggian air di Kali Ciliwung yang telah melintasi, Kampung Pulo, Jatinegara, Jakarta Timur kian meninggi akibat air kiriman dari Bogor. Bahkan air pun juga sudah mulai menggenangi Jalan Jatinegara Barat sejak pukul 11.00 WIB siang. Melihat kondisi seperti ini, petugas kepolisian juga langsung mengalihkan arus lalu lintas di Jalan Jatinegara Barat menuju Matraman dialihkan ke Jalan Jatinegara Timur, yang tidak tergenang air. "Sengaja kami tutup, karena takut merugikan para pengguna jalan. Nanti kalau diterjang bisa pada mogok," kata petugas kepolisan Ipda Rudi, ditemui di lokasi, Kamis (30/1). Selain itu, beberapa pos pengungsian yang sempat di bongkar kini juga sudah mulai disiapkan kembali untuk posko bantuan di jalur Transjakarta. Terlihat juga warga Kampung Pulo kini sudah mulai meninggalkan rumahnya. "Katanya mau naik lagi, ini makanya kita bangun tenda lagi, untuk ngungsi," kata Ani, salah satu warga yang memilih tidak tinggal di pos pengungsian. hingga kini evakuasi terhadap warga pun juga masih dilakukan oleh petugas gabungan dari Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta Timur, Tagana, BNPB, Satpol PP, dan anggota TNI. Kasudin Damkar PB Jakarta Timur, Abdul Karim juga mengatakan sedikitnya ada delapan perahu karet sudah standby di tanggul Kali Ciliwung untuk dapat mengevakuasi warga Kampung Pulo. "Kalau dari Damkar Jaktim ada empat perahu, satpol PP ada 2 dan TNI juga ada 2. Jadi 8 semuanya yang standby untuk dapat evakuasi warga," kata Abdul. Editor : Dian Sukmawati