Paket Umroh Terbaru

Travel Umroh Resmi Depag RI

Promo Paket Umroh Murah 2017

Paket Umroh Maret 2017

Paket Umroh April 2017

Biaya Umroh Mei 2017

Situs Resmi Umroh Ramadhan

 

 

banner_rekening al hijaz.png banner_al haromal hijaz umro depag.jpg banner_mubarak Plaza umroh depag.jpg banner_muhtara international umroh depag.jpg banner_pull man umrohdepag.jpg banner_umroh-langsung-madinah.png banner_ROMBONGAN UMROH AL HIJAZ 17 DES 16.jpg

TRAVEL UMROH BULAN RAMADHAN JAKARTA UTARA

travel umroh bulan ramadhan jakarta utara, Kami yaitu travel menerima dan umroh setiap bulan dengan , travel umroh bulan ramadhan

travel umroh bulan ramadhan jakarta utara, umroh aman adalah solusi untuk sayaat ini bukan umroh murah yang kenyataan nya banyak keberangkatan di batalkan. Pilih umroh dengan izin umroh agar lebih terjamin travel umroh bulan

travel umroh bulan ramadhan jakarta utara


BREBES, Saco-Indonesia - PT Perkebunan Nusantara IX selama beberapa tahun terakhir terus mengembangkan dan mengelola sejumlah perkebunan di wilayah Provinsi Jawa Tengah sebagai salah satu destinasi pariwisata dalam bentuk wisata agro. Selain Kampoeng Kopi Banaran di Bawen dan Ambarawa, saat ini pengembangan wisata agro Kebun Kaligua di Brebes dan Kebun Semugih di Pemalang juga terus ditingkatkan. Direktur Utama PTPN IX Adi Prasongko mengatakan, pengembangan wisata agro dilakukan karena sejak 2005 bisnis wisata agro sangat menguntungkan PTPN. ”Karena menguntungkan, kami sudah tidak ragu lagi. Bahkan, ke depan wisata agro tak lagi diolah administratur, tetapi akan dikelola profesional dengan struktur sendiri,” ujarnya, Sabtu (1/6/2013), di Kebun Kaligua, Brebes. Jajaran direksi PTPN IX beserta Bupati Brebes menghadiri rangkaian acara Hari Ulang Tahun Ke-42 Pengolahan Teh Hitam di Kebun Kaligua. Wisata agro Kebun Kaligua dan Kebun Semugih berada di kawasan perkebunan teh yang telah ada sejak zaman Belanda. Kebun Kaligua merupakan perkebunan teh di barat Gunung Slamet di Desa Pandansari, Kecamatan Paguyangan, Brebes. Kebun Semugih, perkebunan teh yang berada di lereng utara Gunung Slamet, berlokasi di Desa Banyumudal, Kecamatan Moga, Pemalang. Sebagai bentuk keseriusan PTPN IX dalam mengembangkan wisata agro, di kedua kebun itu sedang dibangun mikrohidro atau pembangkit listrik dengan menggunakan tenaga air. Selain itu, dilakukan juga pembenahan dan pembangunan sarana penginapan yang lebih nyaman bagi wisatawan serta penambahan wahana permainan untuk menarik perhatian wisatawan, terutama anak-anak. ”Untuk informasi ke luar, kami akan membenahi website sehingga wisatawan yang ingin menikmati wisata alam mendapat informasi. Kami juga ingin menarik minat para fotografer, termasuk fotografer dunia, bahwa di sini ada obyek menarik yang layak difoto,” ujar Adi. PTPN IX juga akan mengarahkan wisata agro pada generasi muda, terutama anak-anak, dalam bentuk edukasi. Ada rencana memadukan pariwisata panorama dengan industri yang ada, seperti pabrik teh. ”Jadi, pengelolaan teh bisa diketahui masyarakat umum,” ungkapnya. Bupati Brebes Idza Priyanti mengungkapkan, Pemerintah Kabupaten Brebes mendukung upaya PTPN IX menjadikan Kebun Kaligua sebagai tempat wisata agro. Untuk saat ini, Pemkab akan membantu pemeliharaan jalan-jalan di desa yang menuju Kebun Kaligua. ”Sementara ini pemeliharaan dulu karena masih pembangunan mikrohidro. Harapan saya, APBD 2014 bisa alokasikan untuk membangun jalan di sini. Yang jelas, kami akan memperhatikan hal ini karena mendukung pariwisata,” paparnya. Kebun Kaligua menawarkan panorama alam berupa hamparan kebun teh seluas 509 hektar. Di kebun ini, para wisatawan dapat mengunjungi pabrik pengolahan teh hitam. Kebun Semugih menawarkan pemandangan, pemetikan, budidaya, dan pengolahan teh. (son)   Sumber : Kompas Cetak/Kompas.com Editor :Liwon Maulana
DAMASKUS, Saco-Indonesia.com — Kelompok Al Qaeda di kota Aleppo, Suriah, dilaporkan mengeksekusi seorang anak laki-laki berusia 15 tahun, Mohammad Qataa, di depan orangtuanya karena dianggap melakukan penistaan agama. Lembaga Pengawas untuk  Hak Asasi Manusia di Suriah, sebuah organisasi berbasis di Inggris yang menentang rezim Suriah, mengatakan, Mohammad Qataa ditembak di wajah dan leher sehari setelah ditangkap. Telah dirilis sebuah foto yang menunjukkan wajah Qataa dengan mulut dan rahang berlumuran darah serta luka tembak di lehernya. "Kami  tidak bisa mengabaikan kejahatan, yang hanya melayani musuh revolusi dan musuh kemanusiaan," kata pemimpin kelompok itu, Rami Abdulrahman. Laporan itu diperoleh organisasi tersebut berdasarkan keterangan saksi yang mengetahui peristiwa pembunuhan Qataa. Dikatakan, Qataa adalah penjual kopi di lingkungan kelas pekerja Shaar. Dia dilaporkan telah berdebat dengan seseorang dan dia terdengar mengatakan, "Bahkan jika Nabi Muhammad turun (dari langit), aku tidak akan menjadi orang yang memercayainya." Organisasi itu mengatakan, komentar Qataa terdengar kelompok militan Al Nusra yang berafiliasi ke Al Qaeda yang kemudian mengeksekusi bocah itu. Kelompok militan Al Nusra mengambil Qataa pada Sabtu (8/6/2013) dan membawanya kembali dalam keadaan hidup pada Minggu (9/6/2013) dini hari. "Warga Aleppo yang dermawan, mendustakan Allah adalah kemusyrikan dan mengutuk nabi adalah kemusyrikan. Siapa pun yang melakukannya, bahkan hanya sekali akan dihukum seperti ini," ujar salah seorang komandan Al Nusra kepada warga yang berkumpul. Demikian laporan Lembaga Pengawas untuk Hak Asasi Manusia di Suriah. "Dia kemudian menembakkan dua peluru dari senapan otomatis di hadapan orang banyak dan di depan ibu dan ayah anak itu. Usai menembak, mereka masuk ke mobil dan pergi." Abdulrahman mengatakan, ibu anak itu telah memohon kepada para anggota kelompok militan agar mengampuni putranya itu. Orangtua Qataa mengungkapkan, remaja itu telah mengambil bagian dalam demonstrasi pro-demokrasi di Aleppo. Sejak tahun lalu, sebagian besar kota telah jatuh di bawah kendali brigade Islam, termasuk Front Al Nusra, serta unit pemberontak lainnya. Lebih dari 94.000 orang telah tewas dan sekitar 1,6 juta warga Suriah telah melarikan diri dari negara itu sejak perang saudara pecah pada Maret 2011 setelah Presiden Bashar al-Assad menindak keras para pengunjuk rasa anti-pemerintah.  Sumber : Radio Australia/http://internasional.kompas.com/read/2013/06/10/18301159/Dituduh.Hina.Agama..Remaja.Sur iah.Dibunuh.di.Depan.Orangtuanya Editor :Liwon Maulana