Paket Umroh Terbaru

Travel Umroh Resmi Depag RI

Promo Paket Umroh Murah 2017

Paket Umroh Maret 2017

Paket Umroh April 2017

Biaya Umroh Mei 2017

Situs Resmi Umroh Ramadhan

 

 

banner_rekening al hijaz.png banner_al haromal hijaz umro depag.jpg banner_mubarak Plaza umroh depag.jpg banner_muhtara international umroh depag.jpg banner_pull man umrohdepag.jpg banner_umroh-langsung-madinah.png banner_ROMBONGAN UMROH AL HIJAZ 17 DES 16.jpg

TRAVEL UMROH BULAN RAMADHAN JAKARTA PUSAT

travel umroh bulan ramadhan jakarta pusat, Kami yaitu travel dan umroh setiap bulan dengan legal, travel umroh bulan ramadhan

travel umroh bulan ramadhan jakarta pusat, umroh aman adalah solusi untuk sayaat ini bukan umroh murah yang kenyataan nya banyak keberangkatan di batalkan. Pilih umroh dengan izin umroh agar lebih terjamin travel umroh bulan

travel umroh bulan ramadhan jakarta pusat


Saco-Indonesia.com - Asus belum mau berhenti meluncurkan produk tablet dengan harga terjangkau. Di ajang Computex 2013 Taiwan, Senin (3/6/2013), Asus merilis tablet yang dinamakan MeMo Pad HD 7. Sesuai dengan namanya, produk yang satu ini hadir dengan bentang layar 7 inci. Jenis yang digunakan adalah IPS dan mendukung resolusi 1280 x 800 piksel. Dari segi prosesor, MeMo Pad HD 7 menggunakan ARM Cortex A7 quad-core. Sayang tidak disebutkan berapa kecepatannya. Kapasitas RAM-nya pun belum dibeberkan. Dikutip dari Engadget, Senin (3/6/2013), perangkat ini pun sudah dipersenjatai 2 kamera, 5 megapiksel di bagian belakang dan 1,2 megapiksel di bagian depan. Selain itu, MeMo Pad HD 7 hadir dengan Android 4.0 Ice Cream Sandwich, speaker SonicMaster, Bluetooth 4.0, dan GPS. Ada dua versi perangkat yang akan dijual oleh Asus. Versi pertama memiliki media penyimpanan internal berkapasitas 32GB yang dijual dengan harga 150 dollar AS atau sekitar Rp 1,5 juta. Asus juga menyiapkan versi yang lebih terjangkau lagi, yaitu 8GB dengan harga 130 dollar AS atau sekitar Rp 1,3 juta. Versi yang satu ini dikabarkan hanya akan masuk ke pasar berkembang (emerging market), mungkin termasuk Indonesia. Ini bukan pertama kalinya Asus meluncurkan tablet 7 inci dengan harga terjangkau. Sebelumnya, perusahaan yang berpusat di Taiwan tersebut bekerjasama dengan Google dalam menghasilkan Nexus 7. Perangkat versi 16GB WiFi Only dijual dengan harga 199 dollar AS. Asus juga pernah meluncurkan 'saudara' dari produk baru ini, yaitu MeMo Pad 7. Produk yang satu ini sudah beredar di Indonesia dengan harga Rp 1,5 juta. Editor:Liwon Maulana Sumber:Kompas.com
BRISBANE, Saco-Indonesia.com — Pengusaha terkenal Inggris Sir Richard Branson menyarankan kepada para mahasiswa di Queensland, Australia, untuk tidak menghabiskan waktu dan dana guna menjadi sarjana ekonomi agar bisa berhasil menjadi pengusaha. Wiraswasta hanya perlu tahu penambahan, pengurangan, dan pengalian. Itu sudah Anda dapatkan ketika berusia 15 tahun. Yang penting selanjutnya adalah membuat produk yang mau dibeli orang. -- Sir Richard Branson Wiraswasta terkenal ini juga mengatakan, perekonomian Australia akan bermanfaat bila ada kuota resmi guna memasukkan lebih banyak wanita menjadi dewan direksi perusahaan. Berbicara sebagai tamu di Sekolah Bisnis Universitas Queensland, Jumat (10/5/2013), Sir Richard mengatakan perlunya dipikirkan untuk mengalihkan dana yang semula diperuntukkan bagi para mahasiswa ke dana wiraswasta guna membantu para mahasiswa jurusan ekonomi. "Kalau kita bicara mengenai pendidikan bisnis, ada debat yang menarik," kata Sir Richard seperti dilaporkan oleh The Brisbane Times. Mencapai keberhasilan, lanjutnya, adalah sesuatu yang susah diajarkan di universitas. "Sebagai seorang wiraswasta, kita hanya perlu tahu penambahan, pengurangan, dan pengalian. Itu sudah Anda dapatkan ketika berusia 15 tahun. Yang penting selanjutnya adalah membuat produk yang mau dibeli orang. Anda bisa menggaji orang lain untuk melakukan penghitungan bisnis untuk Anda," kata Sir Richard yang memiliki kerajaan bisnis bernama Virgin tersebut. Menurut laporan koresponden Kompas di Australia L Sastra Wijaya, seorang pengusaha muda bernama Mick Spencer yang juga tampil bersama Sir Richard menyetujui pendapat tersebut. Menurut pengusaha yang berusia 22 tahun yang mendirikan bisnis On The Go itu, universitas selama ini hanya mencetak mahasiswa untuk menjadi pekerja, bukan pemilik, dan para mahasiswa yang melakukan magang di tempatnya sering mengatakan bahwa mereka belajar lebih banyak di tempat kerja dibandingkan di bangku kuliah. Ketika berbicara mengenai apa yang bisa dilakukan untuk meningkatkan budaya bisnis Australia, Sir Richard mengatakan sudah waktunya untuk memperhatikan dengan serius pasar Asia karena kedekatan geografis. Saat berbicara mengenai perlunya peningkatan peran wanita di dunia bisnis, Sir Richard Branson mendorong adanya kuota resmi. Branson memberi contoh di negara-negara Skandinavia yang memaksa perusahaan untuk menempatkan lebih banyak wanita di jajaran direksi. Hal tersebut meningkatkan kesejahteraan di dalam bisnis maupun masyarakat secara keseluruhan. "Di perusahaan saya sendiri, saya belum berhasil melakukannya. Saya kira ini sesuatu yang harus dipaksakan lewat hukum," kata Branson. Di Australia pada Maret lalu, seorang anggota dewan Bank Sentral Australia Catherine Tanna mengatakan, kuota jumlah wanita di jajaran direksi adalah ide yang bagus. "Memang tidak ada wanita muda yang mau diangkat ke satu posisi hanya karena kuota. Namun, dengan semakin bertambahnya usia, sering terlihat banyak wanita hebat yang tidak mendapatkan kesempatan sehingga pemaksaan lewat kuota mungkin harus dilakukan," kata Tanna. Menurut statistik, 60 persen dari 200 perusahaan terbesar di Australia tidak memiliki satu wanita pun di jajaran manajemen senior pada tahun 2011. Dari 500 perusahaan, hanya ada 12 wanita yang menduduki posisi direktur eksekutif.   Editor:Liwon Maulana(galipat Sumber:Kompas.com