Paket Umroh Terbaru

Travel Umroh Resmi Depag RI

Promo Paket Umroh Murah 2017

Paket Umroh Maret 2017

Paket Umroh April 2017

Biaya Umroh Mei 2017

Situs Resmi Umroh Ramadhan

 

 

banner_rekening al hijaz.png banner_al haromal hijaz umro depag.jpg banner_mubarak Plaza umroh depag.jpg banner_muhtara international umroh depag.jpg banner_pull man umrohdepag.jpg banner_umroh-langsung-madinah.png banner_ROMBONGAN UMROH AL HIJAZ 17 DES 16.jpg

TRAVEL UMROH BULAN RAMADHAN DEPOK

travel umroh bulan ramadhan depok, Kami bagian travel nan dan umroh setiap bulan dengan aman, travel umroh bulan ramadhan

travel umroh bulan ramadhan depok, umroh aman adalah solusi untuk sayaat ini bukan umroh murah yang kenyataan nya banyak keberangkatan di batalkan. Pilih umroh dengan izin umroh agar lebih terjamin travel umroh bulan

travel umroh bulan ramadhan depok


saco-indonesia.com, Belum lama ini telah terjadi kasus Taruna TNI AU Andik Wahyu berusia (21) tahun telah meregang nyawa karena jadi korban kejahatan jalanan di Jembatan Layang Pasupati, Bandung. Kini insiden berdarah itu telah kembali terjadi di tempat yang sama. Deni Hermawan yang berusia (23) tahun telah mengalami luka sayat di leher dan lengan kirinya. Beruntung Warga Gegerkalong Bandung itu masih bisa terselamatkan karena segera dilarikan ke IGD Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. Sebelum diselamatkan kepolisian, Deni pengendara Honda Beat D 3030 KI itu juga sempat meminta pertolongan. Polisi yang tengah berpatroli telah melihat korban sempoyongan sempat mendapat petunjuk dari korban dengan mengarah Pasteur Bandung. Diduga Deni telah menjadi korban di bawah jembatan layang sekitar pukul 00.00 WIB. "Jadi korban juga sempat menunjuk arah Pasteur dan kemudian tersungkur," ujar Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Sutarno, Kamis (26/12). Dia belum bisa menjelaskan kronologi lengkap. Meski demikian korban kini sudah sadarkan diri. Pihaknya juga mengaku akan memburu pelaku yang kian brutal. Patroli pun diintensifkan di sekitar Pasupati untuk dapat meningkatkan rasa aman warga. Editor : Dian Sukmawati
saco-indonesia.com, Buntut peristiwa tewasnya anggota Taruna TNI AU Yogyakarya, Andik Wayu Kurniawan yang berusia 21 tahun , tim Jantras Polres Bandung dan Polda Jawab yang sudah diturunkan masih harus melakukan penyelidikan. Sedikitnya 4 saksi sudah menjalani pemeriksaan, satu diantaranya kakak korban Yunita. “Kakak korban yang juga merupakan kunci utama dalam kasus ini. Dia berada di TKP saat kejadian,“ kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Martinus Sitompul. Martin juga menambahkan, tewasnya Taruna TNI AU Yogjakarta Tingkat III Andik Wahyu Kurniawan, di Fly Over Pasupati, sekitar pukul 03.00 WIB dini hari, belum dapat diketahui motifnya. Hanya, keterangan dari beberapa saksi yang mengisyaratkan pelaku berencana untuk merebut motor korban. Korban lanjutnya, melawan dan terjadilah duel. “Antara korban dan pelaku tidak seimbang. Korban ditusuk. Kakaknya selamat.” Ditambahkan Martin, pelaku terdiri lebih dari dua orang. Siapa pelaku, masih dalam pengejaran dan pengembangan. “ Motif sementara diperkirakan pencurian dan kekerasan. Yang jelas motif masih diperdalam tim lapangan.” Diberitakan, seorang Taruna  Akademi Angkatan Udara Yogyrakarta angkatan 2011  Tingkat III Andik Wahyu Kurniawan, telah dibantai oleh kawanan pria misterius di Fly Over Pasupati, Senin (23/12/2013) sekitar pukul 03.00 dini hari . Korban tewas akibat luka tusuk di dada kiri atau tepat di Jantung. Berdasar keterangan korban berada di Bandung karena  tengah cuti di rumah orangtuanya. Andik tewas saat mengantarkan kakaknya Yunita Nurhayati ke travel yang akan berangkat ke Jakarta. Andik telah ditemukan tewas di Jembatan Layang Pasupati menuju arah Gasibu, Bandung. Editor : Dian Sukmawati