Paket Umroh Terbaru

Travel Umroh Resmi Depag RI

Promo Paket Umroh Murah 2017

Paket Umroh Maret 2017

Paket Umroh April 2017

Biaya Umroh Mei 2017

Situs Resmi Umroh Ramadhan

 

 

banner_rekening al hijaz.png banner_al haromal hijaz umro depag.jpg banner_mubarak Plaza umroh depag.jpg banner_muhtara international umroh depag.jpg banner_pull man umrohdepag.jpg banner_umroh-langsung-madinah.png banner_ROMBONGAN UMROH AL HIJAZ 17 DES 16.jpg

TRAVEL UMROH BULAN MEI TAHUN 2015 JAKARTA UTARA

travel umroh bulan mei tahun 2015 jakarta utara, Kami adalah travel menerima dan umroh setiap bulan dengan aman, travel umroh bulan mei

travel umroh bulan mei tahun 2015 jakarta utara, umroh aman adalah solusi untuk sayaat ini bukan umroh murah yang kenyataan nya banyak keberangkatan di batalkan. Pilih umroh dengan izin umroh agar lebih terjamin travel umroh bulan

travel umroh bulan mei tahun 2015 jakarta utara


saco-indonesia.com, Untuk dapat mengantisipasi kemacetan dan tindak kejahatan saat malam pergantian tahun, jajaran Polres Bogor bersama dengan petugas gabungan lainnya bakal akan menggelar operasi di jalur Puncak, Bogor, Jawa Barat, Selasa (31/12). Razia gabungan tersebut juga sebagai salah satu upaya untuk menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat saat malam tahun baru, khususnya di kawasan Puncak. "Selain menutup jalur sejak pukul 19.00 WIB Selasa (31/12) hingga Rabu (01/01/2014), kami juga akan menggelar razia besar-besaran dengan sasaran kendaraan yang tak dilengkapi dengan surat-surat alias bodong dan pengunjung yang telah membawa senjata tajam/api, miras maupun narkoba," kata Kapolres Bogor AKBP Asep Safrudin, Jumat (27/12). Rencananya, razia tersebut juga akan digelar di pintu masuk kawasan Puncak, tepatnya di kawasan Simpang Gadog, Ciawi, Kabupaten Bogor. "Jadi jangan harap pengemudi yang tidak dilengkapi dengan surat-surat kendaraannya bisa masuk dan naik ke kawasan Puncak untuk dapat merayakan malam pergantian tahun," tegas Asep. Sementara itu, Kasat Lantas Polres Bogor AKP Muhammad Chaniago juga memaparkan titik-titik lokasi pintu masuk kawasan Puncak yang akan dilakukan kegiatan operasi gabungan tersebut yakni perempatan Ciawi, dan selepas gerbang tol Ciawi. "Operasi ini juga akan kami gelar beberapa jam sebelum pemberlakuan penutupan jalur puncak saat malam pergantian Tahun Baru," katanya. Ia juga mengatakan, selama pelaksanaan libur panjang siswa sekolah yang bertepatan dengan hari raya Natal dan jelang Tahun Baru, arus lalu lintas di jalur Puncak hampir setiap hari telah mengalami peningkatan. "Setiap harinya di musim liburan ini berdasarkan data dari Jasa Marga di Gerbang Tol Jagorawi, jumlah kendaraan yang keluar tol dan masuk ke kawasan puncak sekitar 40 ribu unit, jumlah itu belum ditambah dengan jumlah kendaraan roda dua dan empat yang masuk dari non tol atau via jalur Kota Bogor," katanya. Ia juga menjelaskan, kemacetan yang telah terjadi di jalur Puncak juga mengakibatkan tidak seimbangnya antara volume kendaraan dengan kapasitas ruas jalan. "Kepadatan yang terjadi saat natal dan malam tahun baru dikarenakan banyaknya kendaraan yang keluar masuk penginapan serta tempat wisata di wilayah Kecamatan Megamendung dan Cisarua," tandasnya. Editor : Dian Sukmawati
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus akan melakukan penelusuran kasus dugaan korupsi proyek pengadaan alat kesehatan di Provinsi Banten dengan memeriksa sejumlah saksi.    Hari ini, Kamis (13/3/2014), KPK akan menjadwalkan pemeriksaan terhadap PNS Dinas Kesehatan Banten, Aridawati Koto, Kepala Bapedda Banten, Widodo Hadi, dari swasta Yuni Astuti, dan manajer Operasional PT BPP, Dadang Prijatna.   Menurut Kepala Bagian Informasi dan Pemberitaan KPK, Priharsa Nugraha, sejumlah pihak itu akan diperiksa sebagai saksi. "Diperiksa sebagai saksi," katanya saat dikonfirmasi.   Dari saksi yang telah dijadwalkan, baru Widodo yang sudah terlihat hadir di Gedung KPK. Ia tiba sekira pukul 09.50 WIB dengan mengenakan baju batik warna hijau.   Saat tiba, ia tidak berkomentar seputar pemeriksaan yang akan dijalaninya hari ini. Dalam perkara ini, KPK juga telah menetapkan beberapa tersangka diantaranya Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah dan adiknya Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan.