Paket Umroh Terbaru

Travel Umroh Resmi Depag RI

Promo Paket Umroh Murah 2017

Paket Umroh Maret 2017

Paket Umroh April 2017

Biaya Umroh Mei 2017

Situs Resmi Umroh Ramadhan

 

 

banner_rekening al hijaz.png banner_al haromal hijaz umro depag.jpg banner_mubarak Plaza umroh depag.jpg banner_muhtara international umroh depag.jpg banner_pull man umrohdepag.jpg banner_umroh-langsung-madinah.png banner_ROMBONGAN UMROH AL HIJAZ 17 DES 16.jpg

TRAVEL UMROH BULAN MEI TAHUN 2015 JAKARTA

travel umroh bulan mei tahun 2015 jakarta, Kami sama dengan travel dan memberangkat kan umroh setiap bulan dengan , travel umroh bulan mei

travel umroh bulan mei tahun 2015 jakarta, umroh aman adalah solusi untuk sayaat ini bukan umroh murah yang kenyataan nya banyak keberangkatan di batalkan. Pilih umroh dengan izin umroh agar lebih terjamin travel umroh bulan

travel al hijaz travel umroh resmi depag wa 082114202323  merupakan anggota HIMPUH, IATA,ASITA menggunakan pesawat Garuda, Saudi airline, turkies airline.paket umroh maret 2016, harga umroh april 2016 , paket umroh ramadhan 2016 hub 081316900423, umroh maret 2016, umroh april 2016, umroh plus turki, program umroh 12 hari hub 081316900423

travel umroh bulan mei tahun 2015 jakarta


PEKANBARU, Saco-Indonesia.com - Hasil otopsi menyatakan racun tikus adalah penyebab kematian sepasang gajah, jantan dan betina, di Taman Nasional Tesso Nillo (TNTN), Kecamatan Baserah, Kabupaten Pelalawan, Riau, beberapa waktu lalu. "Sangat patut diduga penyebab kematian dua gajah ini adalah karena diracun menggunakan racun tikus karena di bangkai gajah-gajah ini ditemukan zat tersebut," kata Kepala Balai TNTN Kupin Simbolon melalui telepon, Selasa (4/6/2013).      Dia mengatakan, zat racun tikus itu ditemukan berada pada lambung bangkai sepasang gajah itu, sehingga juga patut diduga ada kesengajaan untuk membunuh dua binatang berbelalai ini. "Belum diketahui siapa pelakunya," kata dia. Dua gajah Sumatera malang itu ditemukan pada Jumat lalu (31/5/2013) saat personel Balai Taman Nasional bersama WWF melakukan monitoring pergerakan gajah liar. "Kondisi ini sudah meresahkan, banyak sekali gajah yang mati dan saya berjanji tidak akan membiarkan ini terus terjadi," kata Kupin.       Humas WWF Program Riau, Syamsidar mengatakan, dua gajah tersebut kemungkinan mati akibat diracun. Sebab, lokasi penemuannya tidak jauh dari ditemukannya gajah yang sebelumnya juga mati akibat racun pada awal Mei lalu. Syamsidar mengatakan, kemungkinan besar dua gajah ini masih satu kelompok, karena jarak ditemukannya berdekatan. Menurut dia, satu bangkai gajah yang baru ditemukan masih sangat muda karena diperkirakan berusia lima tahun. Gajah jantan itu masih memiliki gading lengkap ketika ditemukan. "Gadingnya langsung diamankan di Balai Taman Nasional Tesso Nilo," ujarnya.      Berjarak sekitar satu kilometer dari bangkai anak gajah, katanya, tim patroli kembali menemukan satu bangkai yang merupakan induk betina. Kondisi dua bangkai belum membusuk sehingga diperkirakan baru 2-3 hari mati.      Menurut dia, kondisi konflik gajah dan manusia di Tesso Nilo makin memprihatinkan sejak 2012. Padahal, kawasan konservasi itu dibuat untuk membantu melestarikan keberadaan gajah sumatera (epelhas maximus sumatranus) yang populasinya diperkirakan tinggal 150-200 ekor di Tesso Nilo. Pada tahun 2012, sebanyak 15 gajah Sumatera ditemukan mati di Riau, dimana sebagian besar terjadi di Tesso Nilo. Sayangnya, hingga kini pelakunya belum bisa diungkap.   Sumber : Antara/Kompas.com Editor :Liwon Maulana(galipat)
Saco-Indonesia.com - Manfaat kesehatan dari pepaya matang pasti sudah banyak yang mengetahuinya. Namun tak hanya pepaya yang sudah matang dan berwarna orange saja yang memiliki manfaat kesehatan. Bahkan pepaya yang masih belum matang pun memiliki efek baik untuk kesehatan tubuh. Pepaya muda atau yang belum benar-benar matang biasanya berwarna hijau dan belum memiliki biji. Bagian dalamnya biasanya berwarna lebih putih. Pepaya muda memang tak sepopuler pepaya yang sudah matang, ini karena pepaya matang lebih enak dan lebih mudah dikonsumsi. Pepaya muda mengandung banyak vitamin dan mineral seperti potasium, magnesium, vitamin A, C, B, dan E. Selain itu, pepaya muda juga mengandung enzim papain dan chymopapain yang baik untuk perut. Berikut adalah beberapa manfaat kesehatan dari pepaya muda, seperti dilansir oleh Boldsky (08/03). 1. Menjaga pencernaan Enzim papain dan chymopapain yang ada pada pepaya muda membantu menjaga kesehatan pencernaan dan terbentuknya gas dalam perut. Dengan begitu, pepaya muda tak akan menyebabkan kembung dan membuat sistem pencernaan bekerja lebih lancar. 2. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh Baik pepaya muda ataupun biji pepaya diketahui baik untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Pepaya kaya akan vitamin A, C, dan E. Pepaya muda juga diketahui bisa mencegah infeksi, pilek, dan batuk. 3. Menyembuhkan konstipasi Papain yang ada dalam pepaya muda membantu mengatasi konstipasi secara alami. Bahkan pepaya yang sudah matang pun tak memiliki papain sebanyak pepaya muda. 4. Membersihkan usus Mengonsumsi jus pepaya muda adalah salah satu cara terbaik dan termudah untuk membersihkan usus. Semua nutrisi dan mineral di dalamnya juga bisa menyehatkan pencernaan, tak hanya membersihkannya dari zat beracun dan kotoran yang tak diinginkan. 5. Meningkatkan produksi ASI Bagi ibu yang sedang menyusui, pepaya muda sangat baik untuk meningkatkan produksi ASI. Dengan begitu ibu tak perlu khawatir ASI yang diproduksi tak cukup untuk si buah hati. 6. Melindungi dari infeksi saluran kemih Pepaya muda juga melindungi sistem pengeluaran tubuh dan melindunginya dari infeksi saluran kemih. Konsumsi jus pepaya muda untuk mencegah berkumpulnya bakteri pada saluran kemih. Itulah beberapa manfaat pepaya muda untuk kesehatan. Pepaya muda memang tak seenak pepaya yang sudah matang. Namun jangan ragu untuk mengonsumsinya karena pepaya muda juga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Editor : Maulana Lee Sumber : merdeka.com