Paket Umroh Terbaru

Travel Umroh Resmi Depag RI

Promo Paket Umroh Murah 2017

Paket Umroh Maret 2017

Paket Umroh April 2017

Biaya Umroh Mei 2017

Situs Resmi Umroh Ramadhan

 

 

banner_rekening al hijaz.png banner_al haromal hijaz umro depag.jpg banner_mubarak Plaza umroh depag.jpg banner_muhtara international umroh depag.jpg banner_pull man umrohdepag.jpg banner_umroh-langsung-madinah.png banner_ROMBONGAN UMROH AL HIJAZ 17 DES 16.jpg

TRAVEL UMROH BULAN MEI TAHUN 2015 BOGOR

travel umroh bulan mei tahun 2015 bogor, Kami travel yg dan mengirim umroh setiap bulan dengan nyaman, travel umroh bulan mei

travel umroh bulan mei tahun 2015 bogor, umroh aman adalah solusi untuk sayaat ini bukan umroh murah yang kenyataan nya banyak keberangkatan di batalkan. Pilih umroh dengan izin umroh agar lebih terjamin travel umroh bulan

travel umroh bulan mei tahun 2015 bogor


JAKARTA, Saco- Indonesia.com — Ketua Majelis Pemusyawaratan Rakyat Taufiq Kiemas meninggal dunia setelah menjalani perawatan di Singapura pada Minggu (8/6/2013) malam. Politisi senior yang meninggal di usia 70 tahun itu selama hidupnya dikenal sebagai politisi yang berkomitmen memperjuangkan empat pilar, yakni Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI. Wakil Ketua MPR Hajriyanto Y Thohari mengaku sangat kehilangan dengan meninggalnya Taufiq. Menurutnya, tidak hanya MPR yang kehilangan, tetapi juga bangsa Indonesia. "Kepeduliannya kepada Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika, sangat luar biasa mengesankan. Untuk keempat pilar negara itu, Pak Taufiq Kiemas siap melakukan apa saja, berkorban apa saja," ujar Hajriyanto di Jakarta, Minggu (8/6/2013). Politisi Partai Golkar itu mengaku, meski kondisi fisik Taufiq semakin menurun, semangat suami dari mantan Presiden Megawati Soekarnoputri itu selalu menyala jika sudah berbicara Pancasila. "Bagi beliau, Pancasila dan NKRI adalah segala-galanya. Dan untuk dasar negara dan falsafah bangsa ini, Pak Taufiq Kiemas tidak mentolerir pandangan-pandangan yang mengukurnya secara finansial," kata Hajriyanto. Sebagai salah satu politisi senior PDI Perjuangan, Taufiq juga dikenal sebagai sosok pemimpin yang sangat mengayomi semua golongan. Hajriyanto menuturkan, Taufiq mampu menyatukan semua kelompok, aliran, dan golongan ideologis apa pun. "Pak Taufiq selalu menjadi rujukan para politisi Indonesia dari partai politik manavpun, apakah parpol berdasar agama ataukah parpol nasionalis-kebangsaan. Semuanya menjadi Pak TK (panggilan akrab Taufiq Kiemas) sebagai seniornya, kakaknya, ayahnya, bahkan rujukannya. Pak Taufiq Kiemas bukan hanya milik PDI-P, melainkan milik bangsa dan negara Indonesia," papar Hajriyanto. Sebelumnya diberitakan, Taufiq Kiemas tengah menjalani perawatan di sebuah rumah sakit di Singapura sejak kemarin. Taufiq menjalani perawatan setelah mendampingi Wakil Presiden Boediono meresmikan Monumen Bung Karno dan Situs Rumah Pengasingan Bung Karno di Ende, Nusa Tenggara Timur pada Sabtu (1/6/2013). Peresmian dilakukan bertepatan dengan Peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 1945.   Editor :Liwon Maulana Sumber:http://nasional.kompas.com/read/2013/06/08/1942082/Taufik.Kiemas..Tokoh.Pejuang.E mpat.Pilar.Negara
saco-indonesia.com, Tewasnya Taruna AAU Andik Wahyu Kurniawan yang berusia 21 tahun , telah membangkitkan kemarahan anggota TNI di Bandung. Senin sore (22/12) Kasgar Tap II Bandung Marsma TNI Imron Nasution telah membentuk tim pemburu yang beraggotakan polisi, unusur TNI dan POM AU. “Menangkap pelaku wewanangan Polri, tapi kami hanya membantu. Untuk dapat mempercepat pengungkapan tim pemburu dibentuk dan diturunkan,“ ungkapnya. Beberapa anggota Reskrim Polrestabes Bandung, telah menduga kuat, pelaku yang telah membantai korban Taruna warga Jalan Sukasari, Bandung itu diduga kuat pentolan geng motor. Berdasar fakta, beberapa korban pembunuhan di fly over Pasupati juga merupakan korban geng motor. “ Kami sedang fokus menyisir pentolan itu,“. Imron menambahkan, korban juga merupakan anak kandung anggota TNI AU  Pelda Slamet yang ditinggal di di Komplek TNI AU Jalan Sukasari, Bandung. Almarhum berada di Bandung sedang berlibur atai cuti. Korban lanjutnya , tercatat Taruna  Akademi Angkatan Udara Yogyakarta angkatan 2011. Taruna ini telah dibantai oleh pentolan berandalan motor saat mengantarkan kakaknya Yunita Nurhayati ke travel karewna mau berangkat ke Jakarta. Di perjalanan jembatan layang Pasupati, Andik telah ditemukan tewas di atas Jembatan Layang Pasupati, tepatnya di  perempatan Pasteur-Sukajadi. Polisi yang telah memperoleh infprmasi bergegas ke TKP dan mengevakuasi jenazah korban ke RSHS Bandung. Berdasar hasil identifikasi, korban telah mengalami luka tusuk serius di bagian dada. Luka tusukan tembus ke jantung. Editor : Dian Sukmawati