Paket Umroh Terbaru

Travel Umroh Resmi Depag RI

Promo Paket Umroh Murah 2017

Paket Umroh Maret 2017

Paket Umroh April 2017

Biaya Umroh Mei 2017

Situs Resmi Umroh Ramadhan

 

 

banner_rekening al hijaz.png banner_al haromal hijaz umro depag.jpg banner_mubarak Plaza umroh depag.jpg banner_muhtara international umroh depag.jpg banner_pull man umrohdepag.jpg banner_umroh-langsung-madinah.png banner_ROMBONGAN UMROH AL HIJAZ 17 DES 16.jpg

TRAVEL UMROH BULAN MEI 2015 TANGERANG

travel umroh bulan mei 2015 tangerang, Kami sama dengan travel yg dan mengirim umroh setiap bulan dengan , travel umroh bulan mei

travel umroh bulan mei 2015 tangerang, umroh aman adalah solusi untuk sayaat ini bukan umroh murah yang kenyataan nya banyak keberangkatan di batalkan. Pilih umroh dengan izin umroh agar lebih terjamin travel umroh bulan

info murah by saudi airline hanya 1650 wa. 082114202323,, travel travel umroh al hijaz melayani paket umroh reguler 9 hari , umroh 12 hari maret 2016, umroh plus turki april 2016, menggunakan pesawat Garuda, Saudi airline, turkies airline.paket umroh maret 2016, harga umroh april 2016 , paket umroh ramadhan 2016 hub 081316900423

travel umroh bulan mei 2015 tangerang


Probolinggo, Saco-Indonesia.com - Setelah pemeriksaan selama lima hari terungkap bahwa tersangka Buasir Nur Khotib alias Kolor Ijo (50) telah mencuri di 43 lokasi berbeda dan di 31 tempat di antaranya, dia memperkosa korban. Dan sejak Rabu (5/2/2014) Buasir dibawa ke Polda Jawa Timur di Surabaya karena kuat dugaan tersangka juga melakukan kejahatan di dua wilayah hukum, Polresta Probolinggo dan Polres Probolinggo. Kapolresta Probolinggo, AKBP Iwan Setyawan mengatakan, di Polres Kabupaten Probolinggo, mendapat 27 laporan dari para korban. "Aksi tersangka ini memang di dua daerah, Kota dan Kabupaten Probolinggo," kata Iwan, Rabu (5/2/2014) siang. Pada awalnya, diketahui ada lima lokasi tindak kejahatan pencurian dan perkosaan yang dilakukan tersangka. Namun, setelah ditangkap, ayah tiga anak ini mengaku telah beraksi di 31 lokasi yang berbeda. Bahkan terakhir, tersangka mengaku sudah beraksi di 43 lokasi berbeda. Kapolresta Iwan menduga, tersangka mengalami kelainan seks. Pihaknya yakin bila masih ada banyak korban, yang belum melapor. Kini, setelah dilakukan pelimpahan kasus, penyidikan terhadap Kolor Ijo akan dilanjutkan oleh Polda Jatim. Buasir ditangkap Tim Buser Polresta Probolinggo di rumahnya, Desa Poh Sangit Lor, Kecamatan Wonomerto Kabupaten Probolinggo, pada 30 Januari 2014 setelah satu korbannya berhasil mengenali wajah pelaku dari sketsa yang dibuat polisi. Selama ini, saat beraksi tersangka mengenakan celana pendek dengan ikat kolor berwarna hijau. Setelah masuk rumah korban, pelaku mengambil barang-barang berharga. Sebagian korban perempuan, diperkosa di ladang atau sawah. Sumber :kompas.com Editor : Maulana Lee
Saco-Indonesia.com - Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat M Nazaruddin kembali membuka borok koleganya Anas Urbaningrum. Lewat pengacaranya, Elza Syarief, Nazaruddin menyebut jika mantan ketua umum Partai Demokrat itu menyimpan uang Rp 2 triliun di Singapura. "Uang di Singapura itu disimpan dalam safety box," ujar Elza, Rabu (29/1) kemarin. Elza menyebut jika penyimpanan uang tersebut dibantu oleh mantan Wakil Direktur Eksekutif Partai Demokrat M Rahmat dan Fahmi. "Selain M Rahmat yang bantu itu Fahmi. Fahmi dari swasta, bentuknya ada yang dolar Singapura dan dolar Amerika," ujar Elza. Menurut keterangan Nazaruddin kepada Elza, uang Rp 2 triliun itu didapat dari 20 proyek yang digarap kliennya. Dari 20 kasus itu, 12 di antaranya sudah dibuka Nazaruddin ke KPK termasuk proyek e-KTP. Menurut Nazar, uang tersebut nantinya akan digunakan untuk memuluskan pencapresan Anas Urbaningrum. "Memang sengaja persiapan untuk nanti. Termasuk negosiasi mau membeli perusahaan seperti iklan. Di situlah saya terlibat, tetapi tidak jadi," tutut Elza. Namun saat dikonfirmasi perihal uang Rp 2 triliun di deposit boks di Singapura, Anas membantahnya. "Kok berita bohong sampeyan percaya," bantah Anas. Anas pun meminta media tidak mudah percaya dengan semua ocehan Nazaruddin. "Sampeyan sudah tau toh, berita bohong kok dipercaya," ujarnya lagi-lagi membantah. Namun saat ditanya soal sumber harta kekayaannya, Anas pun enggan menjawab. "Sampeyan kayak penyidik aja," imbuhnya. Sumber : merdeka.com Editor : Maulana Lee