Paket Umroh Terbaru

Travel Umroh Resmi Depag RI

Promo Paket Umroh Murah 2017

Paket Umroh Maret 2017

Paket Umroh April 2017

Biaya Umroh Mei 2017

Situs Resmi Umroh Ramadhan

 

 

banner_rekening al hijaz.png banner_al haromal hijaz umro depag.jpg banner_mubarak Plaza umroh depag.jpg banner_muhtara international umroh depag.jpg banner_pull man umrohdepag.jpg banner_umroh-langsung-madinah.png banner_ROMBONGAN UMROH AL HIJAZ 17 DES 16.jpg

TRAVEL UMROH BULAN MEI JAKARTA

travel umroh bulan mei 2015 jakarta, Kami ialah travel yg melayani dan umroh setiap bulan dengan nyaman, travel umroh bulan mei

travel umroh bulan mei 2018 jakarta, umroh aman adalah solusi untuk sayaat ini bukan umroh murah yang kenyataan nya banyak keberangkatan di batalkan. Pilih umroh dengan izin umroh agar lebih terjamin travel umroh bulan

travel umroh al hijaz melayani paket umroh reguler 9 hari , umroh 12 hari maret 2016, umroh plus turki april 2016, menggunakan pesawat Garuda, Saudi airline, turkies airline.paket umroh maret 2016 hub : 081316900423, harga umroh april 2016

travel umroh bulan mei jakarta


Satu dari empat bandit ABG bermodus berpura-pura tanyakan alamat telah dibekuk saat beraksi di Jalan Tebet Timur Dalam IX C, Tebet, Jakarta Selatan.  Tersangka A yang berusia 16 tahun , telah dibekuk oleh petugas Polsek Tebet bersama dengan anggota KSK setelah korban I, 15, dirampok dan ditodong pisau dapur. Kapolsek Tebet, Kompol I Ketut Sudharma, telah didampingi Kanit Reskrim Iptu Budi Setiyono juga menerangkan modus tersangka mendekati korban yang merupakan pelajar SMPN 73 Tebet, Jaksel untuk menanyakan alamat. “Tersangka menanyakan alamat bersama tiga temannya naik motor. Setelah menanyakan alamat dia mengeluarkan pisau dan merampas hp korban,” kata kapolsek. Korban yang dirampok secara spontan teriak minta tolong hingga didengar warga dan polisi yang sedang berpatroli. Keempat pelaku juga sempat melarikan diri namun polisi membekuk satu dari empat tersangka. “Kami juga sudah mengantongi identitas teman tersangka dan masih memburunya,” ucap Iptu Budi Setiyono. Tersangka juga mengaku mereka baru sekali beraksi. Namun, polisi tidak percaya dengan keterangan pelaku. “Dilihat cara aksinya, mereka sudah lihai,” kata Budi. Atas perbuatannya A yang mengaku frustasi karena di DO saat duduk di SMA dikenakan pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.
JAKARTA,  — Sinyal-sinyal pemerintah untuk menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi semakin jelas.  Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menegaskan subsidi harus dikurangi untuk menjaga perekonomian dan kesejahteraan rakyat Indonesia. "Saya harus mengatakan dengan gamblang bahwa subsidi BBM perlu diturunkan. Caranya dengan menaikkan harga BBM secara terbatas dan terukur," kata Presiden saat pidato dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) di Bidakara, Jakarta, Kamis (30/4/2013). Presiden mengatakan, ia tidak punya niat untuk menaikkan harga BBM sampai harga pasar atau keekonomian yang mencapai Rp 10.000 per liter. Dengan kebijakan ini, lanjut Presiden, fiskal dan APBN akan menjadi sehat, perekonomian menjadi lebih aman di tengah resesi dunia, ketahanan ekonomi terjaga, lebih banyak biaya untuk kesejahteraan rakyat dan membangun infrastruktur, serta subsidi akan lebih adil dan tepat sasaran. Presiden mengungkapkan bila tidak ada kenaikan harga BBM, subsidi total di APBN akan melonjak menjadi Rp 446,8 triliun dengan subsidi BBM mencapai Rp 297,7 triliun dan defisit akan menjadi Rp 353,6 triliun atau 3,83 persen dari produk domestik bruto Indonesia. Saat ini, dalam APBN 2013, penerimaan negara mencapai Rp 1.529,7 triliun dengan belanja negara Rp 1.683 triliun dan defisit Rp 150,3 triliun atau 1,65 persen dari PDB. Sementara dana subsidi total mencapai Rp 317,2 triliun dengan subsidi BBM mencapai Rp 193,8 triliun. "Jika tidak ada perbaikan, tidak dikendalikan subsidi ini. Subsidi total akan bengkak menjadi Rp 446,8 triliun. Bayangkan penerimaan total Rp 1.500 triliun untuk subsidi sudah Rp 446,8 triliun dengan subsidi BBM mencapai Rp 297,7 triliun," kata Presiden. Namun, mengenai waktu kenaikan harga BBM, menurut Presiden, ialah bila dana kompensasi untuk masyarakat sudah siap. Hal ini harus dibicarakan terlebih dahulu dengan DPR.     Sumber : KOMPAS.com   Editor :  Maulana Lee