Paket Umroh Terbaru

Travel Umroh Resmi Depag RI

Promo Paket Umroh Murah 2017

Paket Umroh Maret 2017

Paket Umroh April 2017

Biaya Umroh Mei 2017

Situs Resmi Umroh Ramadhan

 

 

banner_rekening al hijaz.png banner_al haromal hijaz umro depag.jpg banner_mubarak Plaza umroh depag.jpg banner_muhtara international umroh depag.jpg banner_pull man umrohdepag.jpg banner_umroh-langsung-madinah.png banner_ROMBONGAN UMROH AL HIJAZ 17 DES 16.jpg

TRAVEL UMROH AWAL RAMADHAN BEKASI

travel umroh awal ramadhan bekasi, Kami yaitu travel dan berangkat umroh setiap bulan dengan nyaman, travel umroh awal ramadhan

travel umroh awal ramadhan bekasi, umroh aman adalah solusi untuk sayaat ini bukan umroh murah yang kenyataan nya banyak keberangkatan di batalkan. Pilih umroh dengan izin umroh agar lebih terjamin travel umroh awal

travel umroh awal ramadhan bekasi


SURABAYA, Saco-Indonesia.com- Pusat Riset Penyakit Tropis Universitas Airlangga Surabaya menemukan senyawa aktif pada ekstrak batang pohon cempedak (Artocarpus champeden) dan sambiloto (Andrographis paniculata). Pada uji klinis, ekstrak cempedak dapat menyembuhkan pasien malaria dalam waktu lima hari pengobatan. Demikian disampaikan Aty Widyawaruyanti selaku Ketua Tim Riset Obat Antimalaria di Institut Penyakit Tropis Universitas Airlangga, Kamis (16/5/2013), di Surabaya. Penjelasan ini disampaikan saat kunjungan wartawan yang diadakan Kementrian Riset dan Teknologi. Dalam penelitian, jelas Aty yang juga peneliti dari Fakultas Farmasi Unair, diketahui beberapa senyawa aktif flavonoid terutama heteroflavanon C diketahui dpt melumpuhkan parasit malaria. "Uji klinis saat ini telah sampai pada fase kedua, yaitu pemberian pada pasien malaria," ujar Aty. Pengujian tahap kedua melibatkan 60 pasien. Pada pengobatan diberika dosis 2 tablet sehari. Setelah beberapa hari pasien tidak demam dan menggigil. Pada hari kelima pasien sembuh. Untuk dapat diproduksi dan dipasarkan, masih diperlukan dua tahap lagi dengan melibatkan lebih banyak pasien, " urainya. Obat ini juga harus ditinjau oleh Badan Pengawasan Obat dan Makanan. Cempedak sebagai obat malaria yang diteliti sejak tahun 2001 kini telah memperoleh paten untuk proses ekstraksi dan isolasi senyawa aktif. Pendaftaran patennya sebagai obat antimalaria. Bahan herbal yang dinamai Artoner ini dikemas dalam bentuk kapsul untuk ujicoba kepada pasien. "Produk riset farmasi ini, meski baru 70 persen menjalani tahap uji klinik sudah diminati oleh sebuah industri farmasi untuk diproduksi," tambah Kepala Laboratorium fitokimia herbal ITD, Achmad Fuad Hafid. Riset lain Penelitian cempedak untuk obat malaria, lanjut Aty, diilhami penggunaannya secara tradisional di Kalimantan untuk obat malaria dan larutan gosok pencegah gigitan nyamuk. Selain cempedak riset juga dilakukan pada tanaman serumpun yaitu nangka, keluwih, dan sukun. Namun khasiatnya tak sebaik cempedak. Sementara itu riset yang dilakukan pada tanaman herbal sambiloto juga menemukan senyawa antimalaria yaitu Androglafolida. Namun untuk tanaman herbal yang selama ini dikonsumsi sebagai jamu itu belum sampai ke uji klinik.   Editor :Liwon Maulana(galipat Sumber:Kompas.com
saco-indonesia.com, Sepeda motor milik anggota TNI Serka ZA yang berusia (49) tahun warga Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan hilang di parkiran Panti Pijat Tarina di kawasan Simpang Empat Sukajadi, sekitar pukul 22.00 WIB malam. Motor Serka ZA yang berjenis Yamaha Mio warna hitam bernomor polisi BG 6876 FX. "Saya datang sekitar pukul 20.00 WIB untuk dapat dipijat karena saya merasa badan pegal-pegal. Namun usai dipijat dan hendak pulang ke rumah pukul 22.00 WIB telah mendapati motor saya jenis Yamaha Mio warna hitam BG 6876 FX telah hilang," kata Serka ZA saat ditemui di Mapolres OKU. ZA juga mengatakan, dirinya juga sempat mencari dan berusaha menanyakan kepada warga sekitar, namun tak seorang pun yang telah mengetahui keberadaan motornya tersebut. "Sebelum saya melapor ke Polres, saya juga sudah mencoba mencari tapi tak ada yang tahu," ujarnya. Sementara itu, menurut Yunizar yang berusia (41) tahun , salah seorang pekerja di Panti Pijat Tarina, ZA datang ke panti pijat itu sekitar pukul 20.00 WIB. Namun, ia juga mengaku tidak mengetahui secara pasti soal motor milik Serka ZA tersebut. "Memang saya yang memijat bapak itu, tetapi saya tidak tahu dia datang ke sini dengan menggunakan motor. Sebelum keluar bapak itu juga sempat minta air minum dan merokok. Begitu keluar dia juga mengaku telah kehilangan motornya," kata Yunizar. Kanit Pidum Polres OKU, Iptu Yuliko Saputra SH membenarkan telah menerima laporan kehilangan motor jenis Yamaha Mio milik anggota TNI. "Laporannya juga sudah kami terima dan telah melakukan olah tempat kejadian perkara serta memeriksa keterangan saksi-saksi. Mudah-mudahan dalam waktu dekat pelaku bisa segera ditangkap" ujar Yuliko. Editor : Dian Sukmawati