Paket Umroh Terbaru

Travel Umroh Resmi Depag RI

Promo Paket Umroh Murah 2017

Paket Umroh Maret 2017

Paket Umroh April 2017

Biaya Umroh Mei 2017

Situs Resmi Umroh Ramadhan

 

 

banner_rekening al hijaz.png banner_al haromal hijaz umro depag.jpg banner_mubarak Plaza umroh depag.jpg banner_muhtara international umroh depag.jpg banner_pull man umrohdepag.jpg banner_umroh-langsung-madinah.png banner_ROMBONGAN UMROH AL HIJAZ 17 DES 16.jpg

TRAVEL UMRAH RAMADHAN JAKARTA

travel umrah ramadhan jakarta, Kami ialah travel yang dan memberangkat kan umroh setiap bulan dengan aman, travel umrah ramadhan jakarta

travel umrah ramadhan jakarta, umroh aman adalah solusi untuk sayaat ini bukan umroh murah yang kenyataan nya banyak keberangkatan di batalkan. Pilih umroh dengan izin umroh agar lebih terjamin travel umrah ramadhan

travel umrah ramadhan jakarta


Medan, Saco-Indonesia.com - Dengan Penyediaan alat medis berteknologi canggih, utamanya alat radiologi, di rumah sakit sebenarnya menjadi tantangan untuk dokter. Alat medis secanggih apa pun takkan memberikan hasil maksimal, terutama dalam penegakkan diagnosis, bila tak dibarengi dengan dokter yang mumpuni baik secara pengetahuan medis maupun sikap melayani berfokus pada kepentingan bahkan kepuasan pasien. Teguh Purwanto, Head of Imaging Systems Philips Healthcare mengatakan teknologi canggih menjadi tantangan bukan untuk pasien tapi dokter. Dalam hal ini, dokter klinis yang merujuk pemeriksaan radiologi, serta dokter radiologi yang menentukan pemeriksaan dan membaca hasil. "Pelanggan alat radiologi, pertama dokter baru pasien. Dokter harus membekali pengetahuan klinis berhubungan dengan alat," jelas Teguh saat kunjungan media ke Rumah Sakit Colombia Asia, Medan, Rabu (5/2/2014). Hal ini diakui dokter spesialis radiologi, Buter Samin. Menurutnya kalangan dokter sama seperti profesional lainnya, rutin setiap setahun sekali, menambah pengetahuan melalui berbagai seminar di dalam dan luar negeri. Spesialis penyakit dalam, yang juga Chief of Medical Services Rumah Sakit Colombia Asia Medan, Sabar Petrus Sembiring, mengatakan untuk bisa memenuhi kebutuhan pengetahuan akan inovasi terkini alat medis, dokter harus melengkapi kemampuannya. Kesiapan klinisi menjadi penting untuk mendukung penggunaan alat medis tercanggih. "Teknologi yang baik harus didukung kelengkapan, kesiapan dengan perkembangan teknologi," tuturnya pada kesempatan yang sama. Jumlah spesialis atau konsultan, juga merupakan faktor penting dalam perkembangan teknologi  medis. Dalam pemeriksaan radiologi dengan alat tercanggih misalnya, saat hasil imaging diketahui, pada kasus yang terbilang rumit keberadaan konsultan medis yang lengkap dengan berbagai spesialisasi akan mendukung diagnosis juga tindakan menjadi lebih tepat, akurat, cepat. "Pada kasus rumit, butuh subdisiplin ilmu dan dokter tidak one man show," imbuh Sabar. Menurutnya, alat canggih tanpa sumber daya manusia yang baik tidak akan memberikan hasil maksimal. Ketersediaan alat medis cangguh juga perlu didukung komunikasi dokter yang baik, sehingga pasien terpenuhi kebutuhannya. Sumber : Kompas.com Editor : Maulana Lee
saco-indonesia.com, Tidak hanya di Jakarta saja , mobil yang parkir sembarangan di Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau juga akan digembok dan ditilang. Razia ini juga sedang digalakkan oleh Dinas Perhubungan Kota Tanjungpinang dan polisi. "Mulai besok tim terpadu yang telah terdiri dari Dinas Perhubungan Tanjungpinang, TNI, dan Polri akan bersikap tegas. Jika tiga kali peringatan tidak dihiraukan pemilik kendaraan, mobil tersebut akan digembok dan ditilang," kata Kepala Dinas Perhubungan Tanjungpinang Wan Samsi. Acara serimonial terhadap kebijakan itu juga akan dibuka Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah di kawasan pasar yang disebut sebagai kota lama pada Kamis (9/1) hari ini. Pengendara kendaraan roda empat sering kali memarkirkan kendaraannya sembarangan. Sehingga kawasan tersebut tidak tertata rapi, dan selalu terjadi kemacetan lalu lintas. "Penggembokan dan penilangan kendaraan itu juga sebagai bentuk 'shock therapy' untuk dapat membuat kota ini semakin ini. Masyarakat mendukungnya," ujarnya. Wan Samsi juga mengemukakan, sosialisasi terhadap pelaksanaan kebijakan itu juga sudah dilaksanakan selama sebulan. Hasilnya, petugas Dishub Tanjungpinang telah berhasil menggembok sebanyak 93 mobil yang diparkir di sembarangan tempat. "Cukup banyak yang digembok. Padahal tempat parkir resmi sudah disiapkan," ungkapnya. Editor : Dian Sukmawati