Paket Umroh Terbaru

Travel Umroh Resmi Depag RI

Promo Paket Umroh Murah 2017

Paket Umroh Maret 2017

Paket Umroh April 2017

Biaya Umroh Mei 2017

Situs Resmi Umroh Ramadhan

 

 

banner_rekening al hijaz.png banner_al haromal hijaz umro depag.jpg banner_mubarak Plaza umroh depag.jpg banner_muhtara international umroh depag.jpg banner_pull man umrohdepag.jpg banner_umroh-langsung-madinah.png banner_ROMBONGAN UMROH AL HIJAZ 17 DES 16.jpg

TRAVEL UMRAH MEI TAHUN 2015 JAKARTA PUSAT

travel umrah mei tahun 2015 jakarta pusat, Kami sama dengan travel menerima dan umroh setiap bulan dengan nyaman, travel umrah mei tahun

travel umrah mei tahun 2015 jakarta pusat, umroh aman adalah solusi untuk sayaat ini bukan umroh murah yang kenyataan nya banyak keberangkatan di batalkan. Pilih umroh dengan izin umroh agar lebih terjamin travel umrah mei

travel umrah mei tahun 2015 jakarta pusat


saco-indonesia.com, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berencana akan memanggil Calon Presiden yang akan bertarung dalam pemilu presiden (Pilpres) 2014 mendatang. "Rencananya kami juga akan memanggil semua Capres, sebelum mereka mendatangi KPU untuk dapat menyampaikan visi misi," kata Wakil Ketua KPK, Adnan Pandu Praja dalam acara penyampaian hasil capaian kinerja KPK di tahun 2013, di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan. Pemanggilan para Capres itu, sambung Adnan, karena KPK juga ingin mengetahui rencana strategisnya ketika terpilih menjadi Presiden. Diantaranya akan diberikan penekanan menyangkut beberapa hal menyangkut pertambangan, kehutanan, dan lainnya. Kendati demikian, tutur Adnan, KPK juga tidak akan memaksa para Capres itu untuk dapat memenuhi panggilan KPK karena ini tidak bersifat wajib dan tidak ada sanksi."Ini memang tidak bersifat wajib, tapi Capres yang berkomitmen memberantas korupsi dan menciptakan sistem kenegaraan yang bersih pasti akan datang," pungkasnya. Editor : Dian Sukmawati
saco-indonesia.com, Korban kecelakaan Jalan Layang Non Tol (JLNT) Kampung Melayu-Tanah Abang, Windawati, telah dimakamkan. Wanita malang ini telah meninggal Senin (28/1) kemarin karena telah tertabrak mobil akibat melawan arus saat mengendarai motor bersama suaminya. Almarhum telah dimakamkan tak jauh dari rumah duka yang beralamat di Jalan Masjid Darusalam, RT 6 RW 2, Pondok Pinang, Jakarta Selatan. Setelah disalatkan di rumah duka pada pukul 10.00 WIB pagi , lalu sekitar pukul 11.30 WIB korban langsung dimakamkan di TPU Wakaf Keluarga. Ibu kandung Almarhum yang bernama Mariyana masih syok atas kejadian ini. Dia juga masih tampak histeris meneriakkan nama Windawati. Para tetangga yang melayat masih berada di rumah duka untuk dapat menenangkan Mariyana. "Win, Win.. Pulang Win," kata Mariyana sambil menangis di rumah duka, Selasa (28/1). "Istighfar bu, istighfar.. Diikhlaskan, biar Wiwin tenang di sana," kata seorang ibu tetangga. Sampai saat ini para pelayat yang mayoritas adalah tetangga masih berada di sekitar rumah duka. Ibu-ibu tetangga juga masih berusaha untuk menenangkan Mariyana dengan memberi minum dengan suapan sendok. Editor : Dian Sukmawati