Paket Umroh Terbaru

Travel Umroh Resmi Depag RI

Promo Paket Umroh Murah 2017

Paket Umroh Maret 2017

Paket Umroh April 2017

Biaya Umroh Mei 2017

Situs Resmi Umroh Ramadhan

 

 

banner_rekening al hijaz.png banner_al haromal hijaz umro depag.jpg banner_mubarak Plaza umroh depag.jpg banner_muhtara international umroh depag.jpg banner_pull man umrohdepag.jpg banner_umroh-langsung-madinah.png banner_ROMBONGAN UMROH AL HIJAZ 17 DES 16.jpg

TRAVEL UMRAH MEI 2015 JAKARTA PUSAT

travel umrah mei 2015 jakarta pusat, Kami travel yang dan memberangkatkan umroh setiap bulan dengan , travel umrah mei 2015

travel umrah mei 2015 jakarta pusat, umroh aman adalah solusi untuk sayaat ini bukan umroh murah yang kenyataan nya banyak keberangkatan di batalkan. Pilih umroh dengan izin umroh agar lebih terjamin travel umrah mei

travel umrah mei 2015 jakarta pusat


saco-indonesia.com, Sebuah rumah kontrakan di RT 02/02, Kampung Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur, telah digerebek oleh tim gabungan Polres Jakarta Timur dan Polsek Ciracas. Meski pelaku lolos, empat pucuk senjata api telah ditemukan petugas dari rumah tersebut. Dari rumah kontrakan milik Weni Ernawati, yang telah dihuni oleh dua pelaku tersebut , petugas telah berhasil menemukan tiga pucuk senjata api rakitan jenis revolver, satu pucuk senjata api organik jenis revolver, 10 butir peluru revolver kaliber 38 mm, 9 butir peluru kaliber 9 mm. Selain itu petugas juga telah mengamankan kunci letter T dengan 40 jenis anak kuncinya, serta 6 unit sepeda motor. Kapolsek Ciracas, Kompol Suwanda telah menuturkan, kedua pelaku tersebut telah melarikan diri dengan cara melompati pagar samping rumah saat mengetahui petugas mendatangi markas mereka. “Kini tim kita juga masih harus melakukan pengembangan atas kasus ini. Termasuk memburu dua pelaku itu,” katanya. Dikatakan Suwanda, penggerebekan tersebut juga merupakan pengembangan yang dilakukan petugas setelah mendapat informasi dari masyarakat. “Di rumah kontrakan itu ada empat sampai lima orang yang tinggal dan selalu gonta-ganti motor,” jelas dia. Tim gabungan pun akhirnya langsung bergerak menuju rumah kontrakan tersebut. Namun, diduga aksi penggerebekan sudah tercium pelaku, mereka telah melarikan diri. “Pelaku tiba-tiba saja kabur dengan meloncat pagar samping rumah,” ujarnya. Hingga saat ini, petugas masih terus memburu pelaku yang sudah diketahui identitasnya. Editor : Dian Sukmawati  
saco-indonesia.com, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho telah mengatakan pintu air Depok sudah berada dalam posisi Siaga 1 karena naiknya debit Sungai Ciliwung Hulu hingga level Siaga I di Katulampa, Bogor. "Katulampa Siaga 1 maka kemudian dapat menyebabkan pintu air di bagian Ciliwung Tengah di pintu air Depok juga akan bergerak naik," ujar Sutopo Purwo Nugroho di Jakarta, Kamis (30/1). Menurut dia, pada Kamis (30/1) pukul 02.35 WIB dini hari , pintu air Depok pun juga naik menjadi Siaga I yaitu tinggi muka air lebih atau sama dengan 350 centimeter. Ia juga mengungkapkan daerah yang berpotensi terkena banjir yakni di daerah sekitar bantaran Sungai Ciliwung di wilayah Jakarta Timur seperti Rawajati, Kalibata, Pengadegan, Gang Arus/Cawang, Kebon Baru, Bukit Duri, Bidara Cina, dan Kampung Melayu. "Waktu perjalanan banjir dari Depok hingga Manggarai sekitar enam-tujuh jam sehingga dapat diperkirakan banjir dengan debit tertinggi terjadi sekitar pukul 08.00-10.00 WIB pagi ," ujar dia. Ia juga meminta kepada masyarakat yang tinggal di sekitar aliran Sungai Ciliwung untuk waspada. Sementara itu, tinggi muka air sungai-sungai lain juga masih aman atau berada di posisi Siaga 4 antara lain Pesanggrahan 95 centimeter, Cipinang Hulu 125 centimeter, Sunter Hulu 70 centimeter, Pulo Gadung 400 centimeter, Krukut Hulu 90 centimeter, dan Waduk Pluit 140 centimeter. "Sedangkan pintu air yang berada di posisi Siaga 3 antara lain Katulampa 150 centimeter, Manggarai 780 centimeter, Karet 530 centimeter sedangkan Angke Hulu di posisi Siaga 2 dengan ketinggian 255 centimeter," ujar dia. Ia juga mengatakan jika hujan tidak turun merata lagi di Jakarta, maka telah diperkirakan banjir kali juga ini tidak sebesar pada 13 Januari 2014. Sebab hanya di Sungai Ciliwung dan Angke saja yang kondisinya kritis. "Puncak hujan di Jakarta hingga Februari. Harus tetap waspada," ucap dia. Editor : Dian Sukmawati