Paket Umroh Terbaru

Travel Umroh Resmi Depag RI

Promo Paket Umroh Murah 2017

Paket Umroh Maret 2017

Paket Umroh April 2017

Biaya Umroh Mei 2017

Situs Resmi Umroh Ramadhan

 

 

banner_rekening al hijaz.png banner_al haromal hijaz umro depag.jpg banner_mubarak Plaza umroh depag.jpg banner_muhtara international umroh depag.jpg banner_pull man umrohdepag.jpg banner_umroh-langsung-madinah.png banner_ROMBONGAN UMROH AL HIJAZ 17 DES 16.jpg

TRAVEL UMRAH MEI 2015 JAKARTA PUSAT

travel umrah mei 2015 jakarta pusat, Kami travel yang dan memberangkatkan umroh setiap bulan dengan , travel umrah mei 2015

travel umrah mei 2015 jakarta pusat, umroh aman adalah solusi untuk sayaat ini bukan umroh murah yang kenyataan nya banyak keberangkatan di batalkan. Pilih umroh dengan izin umroh agar lebih terjamin travel umrah mei

travel umrah mei 2015 jakarta pusat


saco-indonesia.com, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memanggil Wakil Ketua Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Agus Santoso, terkait penyidikan dalam kasus pemberian Fasilitas Pendanaan Jangka Pendek dan penetapan Bank Century sebagai bank gagal yang berdampak sistemik. Dia juga akan diperiksa sebagai saksi terkait  dugaan korupsi mantan Deputi V Bank Indonesia, Budi Mulya. "Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi," kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK, Priharsa Nugraha, saat dikonfirmasi, Senin (27/1/2014). Agus Santoso diketahui pernah menjadi Deputi Direktur Departemen Perencanaaan Strategis dan Hubungan Masyarakat (DPSHM) Bank Indonesia (BI). Selain Agus, KPK juga berencana memeriksa mantan Direktur Hukum BI Ahmad Fuad, pegawai BI Rudiatin S Djadmiko, mantan pegawai BI, Eddy Sulaiman Yusuf, Deputi Gubernur BI Halim Alamsyah, mantan Pegawai BI Rusli Simanjuntak dan Pegawai BI Doddy Budi Waluyo4 Editor : Dian Sukmawati
saco-indonesia.com, KPK telah menjadwalkan pemeriksaan kepada tersangka dugaan gratifikasi terkait dalam proyek Hambalang, Anas Urbaningrum. Rencananya Anas juga akan diperiksa sebagai tersangka Selasa pekan depan. Pengacara Anas, Firman Wijaya juga menyatakan bahwa pada prinsipnya, kliennya akan siap memenuhi panggilan pemeriksaan penyidik KPK. "Pada prinsipnya Pak Anas akan siap memenuhi panggilan pemeriksaan aspek keadilan," ujar Firman Wijaya di KPK, Jumat (13/1) Meskipun demikian, pihaknya juga tetap meragukan bukti-bukti yang telah dimiliki KPK dalam menjerat Anas. Mulai dari gratifikasi mobil Harrier, dan Kongres Demokrat 2010. "3 konstruksi, mulai dari penganggaran, mobil Harrier lalu kaitan dengan kongres sendiri belum ada itu jejak Pak Anas secara pembuktian," ujarnya. Saat ditanya, apakah yang akan dipersiapkan untuk panggilan besok Selasa, Firman juga mengaku akan berbicara dengan Anas terlebih dulu. "Kita sedang berbicara dengan Pak Anas Urbaningrum," ujarnya. Editor : Dian Sukmawati