Paket Umroh Terbaru

Travel Umroh Resmi Depag RI

Promo Paket Umroh Murah 2017

Paket Umroh Maret 2017

Paket Umroh April 2017

Biaya Umroh Mei 2017

Situs Resmi Umroh Ramadhan

 

 

banner_rekening al hijaz.png banner_al haromal hijaz umro depag.jpg banner_mubarak Plaza umroh depag.jpg banner_muhtara international umroh depag.jpg banner_pull man umrohdepag.jpg banner_umroh-langsung-madinah.png banner_ROMBONGAN UMROH AL HIJAZ 17 DES 16.jpg

TRAVEL UMRAH BULAN MEI 2015 TANGERANG

travel umrah bulan mei 2015 tangerang, Kami travel dan memberangkat kan umroh setiap bulan dengan damai, travel umrah bulan mei

travel umrah bulan mei 2015 tangerang, umroh aman adalah solusi untuk sayaat ini bukan umroh murah yang kenyataan nya banyak keberangkatan di batalkan. Pilih umroh dengan izin umroh agar lebih terjamin travel umrah bulan

travel umrah bulan mei 2015 tangerang


Harga daging sapi di pasaran saat ini berkisar Rp 90.000 per kilogram. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) telah menginstruksikan Menteri Perdagangan Gita Wirjawan untuk menekan harga daging sapi. Menko Perekonomian Hatta Rajasa meminta Badan Urusan Logistik (Bulog) untuk segera mengintervensi pasar, sehingga harga daging sapi bisa diturunkan menjadi Rp 75.000 per kg. "Harga daging ini saya juga kadang-kadang bingung di mana letak persoalannya sehingga pasar terdistorsi. Kita kasih kasih kewenangan Bulog intervensi pasar kalau lama kita ketok kepalanya. Jangan sampai saya perintahkan juga nggak jalan sehingga ada kesan supaya harganya (daging) tinggi," ujar Hatta di kantornya, Jakarta, Jumat (31/5). Hatta mengatakan dia masih bingung kenapa harga daging sapi malah naik. Sebab, harga daging sapi impor Australia saat ini mengalami penurunan. Dari sebelumnya USD 3 per kg menjadi USD 2,92 per kg. "Sekarang harga daging di Australia USD 2,92, di sini malah jadi Rp 95.000. Ada apa ini. Ini harus diturunkan," tegas dia. Dia meminta kuota impor daging sapi ditarik terlebih dahulu sehingga harga daging sapi di pasar menjadi Rp 75.000. Apalagi, masyarakat akan terbebani menjelang puasa dan lebaran jika harga daging sapi masih tinggi. "Kalau perlu kuota ditarik dulu karena kasihan masyarakat menjelang puasa. Lalu kemudian kita lakukan operasi pasar dengan Kemendag, Kementan, dan Bulog agar stabil dengan memperhitungkan asumsi harga terbaik bagi peternak. Jadi dengan hitungan Kementan daging sebesar Rp 75.000 peternak masih dapat menikmati," jelasnya.
saco-indonesia.com, Salah seorang anggota Polisi Resor Musirawas, Sumatera Selatan Brigadir Polisi Dedi Supriadi telah dipecat akibat tidak disiplin. Brigadir Dedi telah dipecat lantaran 30 hari meninggalkan tugas tanpa keterangan. "Kami juga telah merekomendasikan agar yang telah bersangkutan dipecat tidak dengan hormat, karena telah tidak bekerja selama 30 hari secara berturut-turut," kata Kapolres Musirawas AKBP Chaidir, Kamis (30/1). Dia juga mengatakan, prajurit Polri itu telah diberhentikan melalui sidang disiplin yang berlangsung di Mapolres Musirawas akhir pekan lalu. Sidang disiplin itu, telah diketuai oleh Wakapoles Kompol Tulus Sinaga dengan wakil ketua Kabag ops kompol Adhi Setiawan dan Kabag Sumda Kompol Toni Siagian, sedangkan penuntut Kasi Propam Iptu Suardi. Sidang disiplin tersebut juga tidak dihadiri oleh terperiksa Brigpol Dedi Supriadi. Sidang berjalan lancar dan memutuskan sesuai aturan disiplin polisi. Terperiksa dihukum dengan cara pemberhentian tidak dengan hormat sesuai dengan tuntutan dalam sidang disiplin tersebut. Anggota yang bersangkutan telah terbukti melanggar Pasal 14 huruf A pasal 21 Ayat 4 serta PP 21 No 23 tentang pemberhentian anggota Polri, jelasnya. Wakapolres Musirawas Kompol Tulus Sinaga juga mengatakan, terperiksa bertugas di Polsek Megang Sakti, hingga kini terperiksa belum ditemukan. Selain pelanggaran disiplin terperiksa juga telah terlibat dalam kasus penipuan yang sekarang ditangani oleh Polsek Purwodadi. "Kami hanya memproses disiplinnya, sedangkan kasus pidana ditangani Polsek Purwodadi, sekarang sedang dilakukan penyidikan Unit Reskrim Polsek Purwodadi," katanya Editor : Dian Sukmawati