Paket Umroh Terbaru

Travel Umroh Resmi Depag RI

Promo Paket Umroh Murah 2017

Paket Umroh Maret 2017

Paket Umroh April 2017

Biaya Umroh Mei 2017

Situs Resmi Umroh Ramadhan

 

 

banner_rekening al hijaz.png banner_al haromal hijaz umro depag.jpg banner_mubarak Plaza umroh depag.jpg banner_muhtara international umroh depag.jpg banner_pull man umrohdepag.jpg banner_umroh-langsung-madinah.png banner_ROMBONGAN UMROH AL HIJAZ 17 DES 16.jpg

TRAVEL UMRAH BULAN MEI 2015 JAKARTA PUSAT

travel umrah bulan mei 2015 jakarta pusat, Kami bagian travel dan umroh setiap bulan dengan legal, travel umrah bulan mei

travel umrah bulan mei 2015 jakarta pusat, umroh aman adalah solusi untuk sayaat ini bukan umroh murah yang kenyataan nya banyak keberangkatan di batalkan. Pilih umroh dengan izin umroh agar lebih terjamin travel umrah bulan

travel umrah bulan mei 2015 jakarta pusat


saco-indonesia.com, Apron atau tempat parkir pesawat Bandara Ahmad Yani, Semarang amblas. Akibatnya, jadwal Lion Air dengan jenis pesawat 737 900ER ke Jakarta telah mengalami penundaan selama tiga jam. Awalnya penerbangan Lion Air tersebut telah dijadwalkan akan take off sekitar pukul 10.00 pagi WIB. Namun saat menuju ke landasan pacu, roda pesawat telah terjerembab ke apron amblas tersebut yang telah mengakibatkan pesawat tak mampu bergerak karena penumpang penuh. Terpaksa sebagian penumpang harus diturunkan terlebih dahulu agar beban pesawat berkurang. Sekitar pukul 12.30 siang WIB, akhirnya pesawat tersebut telah lepas landas. Pesawat komersil yang berada di dekat lokasi amblas pun akhirnya telah dipindahkan ke parkiran pesawat kecil. "Posisinya di apron sebelah barat. Kebetulan hanya pesawat Lion Air 737 900ER ke Jakarta, penumpang juga kebetulan full setelah diturunkan kembali ditarik ternyata tidak cukup kuat peralatan GSE-nya tadi. Kemudian kita packing kembali pesawat bisa jalan," ujar General Affair and Communication Section Head PT Angkasa Pura I Bandara Ahmad Yani, Anom Fitranggono di Semarang, Rabu (9/1). Anon juga mengatakan, apron itu tak amblas namun hanya bergelombang. Dia juga memperkirakan, loading terlalu berat yang telah mengakibatkan alat bantu tak kuat untuk menarik pesawat. "Sebetulnya (amblasnya) tidak terlalu besar, kecil sekitar nol koma sekian, cuman bergelombang. Mungkin loading pesawat cukup berat dan cukup besar efeknya peralatan push back tidak kuat. Tidak sampai ambles berbentuk kubangan atau gelombang yang cukup signifikan, itu tidak," tutur Anom. Menurut Anom, pihaknya juga belum dapat mengetahui penyebab amblasnya apron tersebut. Dia juga menegaskan pihaknya akan overlay kembali supaya landasan bisa tertata rapi. "Untuk teknis kami belum tahu penyebabnya, kami tidak bisa berandai-andai karena teknis sekali. Namanya landasan dipakai jangan apron atau runway, jalan umum pun yang digunakan bisa terjadi. Untuk pesawat efeknya agak sensitif terhadap pesawat," jelas dia. Editor : Dian Sukmawati
saco-indonesia.com, Kecelakaan telah terjadi di Jalur Pantura Barat, Jalan Raya Desa Kluwut, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Sepasang suami istri tewas mengenaskan usai terlindas sebuah truk tronton. Korban bernama Suwarto yang berusia (40) tahun yang bekerja sebagai satpam kantor Pajak Kota Tegal dan istrinya yang juga merupakan warga Kelurahan Tegalsari, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal. "Diduga korban telah mengantuk dan kedua anak korban telah dilarikan ke Puskesmas terdekat untuk dirawat intensif," ujar Kepala Satuan Pos Lantas Tanjung, Aipda Adiat, Minggu (2/2) kemarin. Adiat juga menjelaskan, korban telah mengendarai sepeda motor jenis Yamaha Cripton warna hitam yang melaju dengan kecepatan sedang menuju arah barat. Namun, korban telah menabrak trotoar di pinggir Jalan Raya Kluwut dan bersama kedua anaknya terpental ke tengah jalan. Dalam waktu yang bersamaan muncul sebuah truk tronton dari arah timur hingga menggilas pasangan suami istri tersebut. "Kami juga masih harus mengumpulkan keterangan terkait kecelakaan yang telah menewaskan pasutri ini," kata Adiat. Adiat juga menambahkan, kini kedua korban tewas masih berada di Rumah Sakit Bhakti Asih Kabupaten Brebes. Saat ini, pihaknya juga telah mengamankan sopir truk tronton untuk dapat dimintai keterangan. "Kami juga belum bisa menetapkan sang sopir sebagai tersangka, karena masih butuh pengembangan dan pendalaman bukti-bukti untuk dapat dilakukan penyelidikan. Selanjutnya truk tronton telah diamankan di Pos Lantas Tanjung," pungkasnya. Editor : Dian Sukmawati