Paket Umroh Terbaru

Travel Umroh Resmi Depag RI

Promo Paket Umroh Murah 2017

Paket Umroh Maret 2017

Paket Umroh April 2017

Biaya Umroh Mei 2017

Situs Resmi Umroh Ramadhan

 

 

banner_rekening al hijaz.png banner_al haromal hijaz umro depag.jpg banner_mubarak Plaza umroh depag.jpg banner_muhtara international umroh depag.jpg banner_pull man umrohdepag.jpg banner_umroh-langsung-madinah.png banner_ROMBONGAN UMROH AL HIJAZ 17 DES 16.jpg

TRAVEL UMRAH BULAN MEI 2015 JAKARTA PUSAT

travel umrah bulan mei 2015 jakarta pusat, Kami bagian travel dan umroh setiap bulan dengan legal, travel umrah bulan mei

travel umrah bulan mei 2015 jakarta pusat, umroh aman adalah solusi untuk sayaat ini bukan umroh murah yang kenyataan nya banyak keberangkatan di batalkan. Pilih umroh dengan izin umroh agar lebih terjamin travel umrah bulan

travel umrah bulan mei 2015 jakarta pusat


Sebuah kendaraan pikap telah menabrak pembatas jalan di Tol Bogor menuju Ciawi. Akibat dari insiden ini, dua orang tewas di tempat. Petugas Jasa Marga Winda juga menjelaskan, kejadian terjadi tepatnya pada Pukul 04.17 WIB di KM 41 Tol Bogor. Menurut dia, dua orang tewas dan sudah dievakuasi oleh petugas. "Menurut informasi, mobil tersebut telah menabrak pembatas jalan. Dan dua pengendara tewas di tempat," kata Winda , Selasa (18/3). Sejauh ini pihaknya juga belum mendapatkan identitas korban dan penyebab pasti kecelakaan. Namun dapat dipastikan arus kendaraan di kedua arah terpantau ramai lancar. "Memang sempat terjadi kepadatan, namun sekarang sudah lancar kembali," tutur dia
JAKARTA, Saco-Indonesia.com — Pengerukan waduk alias normalisasi kali di bantaran sebelah barat Waduk Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, tengah dilakukan. Sejauh ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengerahkan 10 ekskavator untuk mengerjakan proyek tersebut. Ditemui, Jumat (31/5), Kepala Proyek Normalisasi Waduk Pluit Herianto mengatakan, kini pemfokusan normalisasi Waduk Pluit adalah pembuatan jalan inspeksi. "Yang penting bangunan yang sudah ditertibkan tidak akan dibangun lagi," kata Herianto. Herianto menjelaskan, pihaknya tidak berencana menggusur warga yang berada di sisi timur bantaran Waduk Pluit, tanpa lebih dulu menyiapkan rumah susun untuk merelokasi warga. "Belum ada rusun sehingga belum ada penertiban bangunan," kata Herianto. Kemudian, Herianto menambahkan, kini pihaknya tengah fokus mengeruk agar Waduk Pluit kelihatan sebagai tempat penampungan air. Untuk mengantisipasi bahaya keamanan, akan dipasang lampu penerangan di beberapa jalan inspeksi. "Sekarang difokuskan pengerukan dan lampu penerangan agar kalau malam jadi tidak gelap," tuntasnya. Sumber : Warta Kota/Kompas.com Editor :Liwon Maulana