Paket Umroh Terbaru

Travel Umroh Resmi Depag RI

Promo Paket Umroh Murah 2017

Paket Umroh Maret 2017

Paket Umroh April 2017

Biaya Umroh Mei 2017

Situs Resmi Umroh Ramadhan

 

 

banner_rekening al hijaz.png banner_al haromal hijaz umro depag.jpg banner_mubarak Plaza umroh depag.jpg banner_muhtara international umroh depag.jpg banner_pull man umrohdepag.jpg banner_umroh-langsung-madinah.png banner_ROMBONGAN UMROH AL HIJAZ 17 DES 16.jpg

TRAVEL UMRAH BULAN MEI 2015 DEPOK

travel umrah bulan mei 2015 depok, Kami merupakan travel yang dan mengirim umroh setiap bulan dengan legal, travel umrah bulan mei

travel umrah bulan mei 2015 depok, umroh aman adalah solusi untuk sayaat ini bukan umroh murah yang kenyataan nya banyak keberangkatan di batalkan. Pilih umroh dengan izin umroh agar lebih terjamin travel umrah bulan

travel umrah bulan mei 2015 depok


Tiga pencuri bahan baku celana jeans yang beraksi di Jalan Kota Bambu Selatan, Kec. Palmerah, Jakarta Barat telah diringkus karyawan toko dibantu warga, Rabu (12/3) siang. Dari mereka telah berhasil disita 1 bal kain jeans senilai Rp2,5 juta serta mobil Suzuki Carry yang digunakan untuk beraksi. Terungkapnya kasus ini telah berawal dari kecurigaan pemilik toko, H.Fredy yang berusia 45 tahun , saat melihat CCTV dari rumahnya karena ada orang yang gerak-geriknya hendak mencuri. Ia kemudian menelpon anak buahnya, Enjet untuk mengecek tempat itu. Dengan naik motor, Enjet telah mendatangi tempat usaha bosnya. Ternyata benar, ada tiga pria yang baru memasukkan 1 bal bahan celana jeans ke mobilnya dan langsung pergi. Enjet kemudian mengejar pelaku yang kabur ke arah Petamburan. sambil teriak rampok, Enjet terus mengikuti mobil pelaku. Warga yang telah mendengar teriakan korban ikut membantu dan menghentikan mobil pelaku. Karena terkena macet, pencuri ini telah berhasil ditangkap. Kesal dengan ulah pelaku, massa pun telah menghakimi tiga pelaku yakni Reka Satria, 24, Agung Satria, 21, dan Andre Irawan, 21. Kapolsek Palmerah, Kompol Sukatma SH didampingi Kanit Reskrim AKP Juhari Bule SH menjelaskan, terungkapnya kasus ini berkat adanya CCTV di tempat usaha korban. “Kami juga sudah mengarahkan pemilik usaha seperti minimarket, perusahaan, atau lainnya untuk dapat melengkapi CCTV. Hal ini ada hasilnya, terbukti pelaku pencurian ditangkap,” ujarya.
saco-indonesia.com, Grebek rumah di Bogor, Densus 88 telah menyita bahan kimia dan airsoftgun Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri telah menyita bahan kimia, airsoft gun dan senjata tajam dari rumah milik terduga teroris, Sadullah Rojak yang berusia (40) tahun. Penggerebekan telah berlangsung di Perumahan Alamanda Mega Sentul, Rt 002/Rw 08, Desa Pasirlaja, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Dilansir Antara, Kamis (2/1), Densus 88 telah langsung memasuki rumah yang telah dihuni istri pertama dan kedua Rojak. Di dalamnya, mereka telah menemukan sejumlah benda berbahaya yang telah disimpan Rojak. Dari hasil penggeledahan, polisi telah menemukan senjata jenis airsoft gun, satu senjata sejenis pulpen, setengah karung pupuk urea, dan satu galon berisi bahan berbentuk serbuk. Pupuk urea, sebagaimana deterjen bubuk, bisa menjadi salah satu bahan penting bom rakitan berdaya ledak rendah. Seperti yang diketahui Densus 88 telah melakukan penggerebakan di Rumah Rojak sejak pukul 18.00 WIB. Pada pukul 20.50 WIB, polisi telah membawa Rojak berikut barang bukti ke Markas Besar Kepolisian Indonesia, di bilangan Blok M, Jakarta Selatan. Selain Rojak, tiga saksi juga telah diamankan oleh polisi. Salah satunya yang juga merupakan keponakan Rojak. Belum dapat diketahui penggerebekan tersebut terkait dengan penggerebekan yang telah terjadi di Kampung Sawah, Ciputat Tanggerang Selatan pada malam pergantian tahun, Selasa (31/12), atau bukan. Hingga kini, belum ada pernyataan yang resmi baik dari pejabat Polres Bogor maupun Densus 88 terkait operasi tersebut. Dalam penggerebekan sebelumnya yang terjadi di Ciputat dan Rempoa, anggota Densus 88 telah terlibat baku tembak dengan sejumlah terduga teroris yang bersembunyi di dalam rumah kontrakan. Keenam terduga teroris tewas diterjang peluru petugas karena telah melakukan perlawanan. Editor : Dian Sukmawati