Paket Umroh Terbaru

Travel Umroh Resmi Depag RI

Promo Paket Umroh Murah 2017

Paket Umroh Maret 2017

Paket Umroh April 2017

Biaya Umroh Mei 2017

Situs Resmi Umroh Ramadhan

 

 

banner_rekening al hijaz.png banner_al haromal hijaz umro depag.jpg banner_mubarak Plaza umroh depag.jpg banner_muhtara international umroh depag.jpg banner_pull man umrohdepag.jpg banner_umroh-langsung-madinah.png banner_ROMBONGAN UMROH AL HIJAZ 17 DES 16.jpg

TRAVEL UMRAH BULAN MEI 2015 BOGOR

travel umrah bulan mei 2015 bogor, Kami ialah travel nan dan mengirim umroh setiap bulan dengan nyaman, travel umrah bulan mei

travel umrah bulan mei 2015 bogor, umroh aman adalah solusi untuk sayaat ini bukan umroh murah yang kenyataan nya banyak keberangkatan di batalkan. Pilih umroh dengan izin umroh agar lebih terjamin travel umrah bulan

travel umrah bulan mei 2015 bogor


JAKARTA, Sako-Indonesia.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menjajaki kemungkinan untuk membuat pesta rakyatyang murah meriah untuk warga Jakarta pada tahun 2014. Pesta rakyat tersebut akan dilaksanakan di Monumen Nasional, Jakarta Pusat, bersamaan dengan Pekan Raya Jakarta. Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, pesta rakyat itu kemungkinan akan dipisahkan dari Pekan Raya Jakarta atau Jakarta Fair yang diselenggarakan oleh Jakarta International Expo (JIExpo). "Sekarang kita enggak bisa apa-apa. Mungkin tahun depan kita pikirin jadi pasar rakyat, mungkin. Expo dia saja (JIExpo), mungkin," kata Basuki di Balaikota Jakarta, Jumat (31/5/2013). Basuki mengatakan, pasar rakyat di Monas akan menggelar pameran-pameran kesenian, sedangkan JIExpo akan memamerkan alat-alat elektronik ataupun alat- alat berupa mesin. Menurut Basuki, konsep tentang kedua acara tersebut masih dibahas. Pekan Raya Jakarta (PRJ) diselenggarakan setiap bulan Juni dalam rangka memperingati hari ulang tahun Kota Jakarta. Setiap tahun acara ini dilangsungkan selama sebulan di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat. Acara tersebut dimeriahkan dengan berbagai stan pameran dan penampilan artis-artis Ibu Kota. Tahun ini PRJ akan berlangsung pada 6 Juni hingga 7 Juli 2013. Selain sebagai ajang arena hiburan keluarga dan pameran terbesar dan terlama di Asia Tenggara, Jakarta Fair 2013 diharapkan mampu menjadi ajang promosi tujuan wisata belanja. Acara ini juga diharapkan mampu menambah keinginan investasi wisatawan dari dalam maupun luar negeri yang mengunjungi Jakarta. Pada PRJ tahun kali ini, total area pameran seluas 130.000 meter persegi yang terbagi menjadi 13 hall. Jakarta Fair 2013 akan diikuti oleh 2.650 peserta yang tergabung dalam 1.280 stan. Panitia menargetkan jumlah total transaksi tahun ini mencapai Rp 4,5 triliun atau meningkat dibandingkan tahun lalu yang berjumlah Rp 4 triliun. Editor :Liwon Maulana Sumber:Kompas.com
JAKARTA,  — Sinyal-sinyal pemerintah untuk menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi semakin jelas.  Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menegaskan subsidi harus dikurangi untuk menjaga perekonomian dan kesejahteraan rakyat Indonesia. "Saya harus mengatakan dengan gamblang bahwa subsidi BBM perlu diturunkan. Caranya dengan menaikkan harga BBM secara terbatas dan terukur," kata Presiden saat pidato dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) di Bidakara, Jakarta, Kamis (30/4/2013). Presiden mengatakan, ia tidak punya niat untuk menaikkan harga BBM sampai harga pasar atau keekonomian yang mencapai Rp 10.000 per liter. Dengan kebijakan ini, lanjut Presiden, fiskal dan APBN akan menjadi sehat, perekonomian menjadi lebih aman di tengah resesi dunia, ketahanan ekonomi terjaga, lebih banyak biaya untuk kesejahteraan rakyat dan membangun infrastruktur, serta subsidi akan lebih adil dan tepat sasaran. Presiden mengungkapkan bila tidak ada kenaikan harga BBM, subsidi total di APBN akan melonjak menjadi Rp 446,8 triliun dengan subsidi BBM mencapai Rp 297,7 triliun dan defisit akan menjadi Rp 353,6 triliun atau 3,83 persen dari produk domestik bruto Indonesia. Saat ini, dalam APBN 2013, penerimaan negara mencapai Rp 1.529,7 triliun dengan belanja negara Rp 1.683 triliun dan defisit Rp 150,3 triliun atau 1,65 persen dari PDB. Sementara dana subsidi total mencapai Rp 317,2 triliun dengan subsidi BBM mencapai Rp 193,8 triliun. "Jika tidak ada perbaikan, tidak dikendalikan subsidi ini. Subsidi total akan bengkak menjadi Rp 446,8 triliun. Bayangkan penerimaan total Rp 1.500 triliun untuk subsidi sudah Rp 446,8 triliun dengan subsidi BBM mencapai Rp 297,7 triliun," kata Presiden. Namun, mengenai waktu kenaikan harga BBM, menurut Presiden, ialah bila dana kompensasi untuk masyarakat sudah siap. Hal ini harus dibicarakan terlebih dahulu dengan DPR.     Sumber : KOMPAS.com   Editor :  Maulana Lee